oleh

Pedagang Kembali Makan Badan Jalan

PRABUMULIH – Sempat bersih dari para pedagang, jalan M Yamin belakang pasar kini kembali dimanfaatkan para pedagang menjajakan barang dagangannya dengan memakan badan jalan.

Pantauan koran ini yang sebelumnya kendaraan roda dua bahkan kendaraan roda empat sempat bisa melintasi jalan tersebut, kini kembali tertutup. Jangankan untuk kendaraan roda empat untuk kendaraan roda dua saja saat ini sudah tidak bisa dilintasi karena para pedagang kembali memasang terpal yang menggunakan tali.

Keadaan ini membuat para pengunjung pasar, kembali merasakan ketidak nyamanan. Salah satunya seperti dituturkan Indriani, warga Desa Muara Sungai yang rutin datang ke Pasar Prabumulih. “Padahal beberapa minggu kemarin lah nyamannya bisa lewat, tapi sekarang mulai rame lagi. Boro boro nak lewat mobil, motor Bae la susah nak masuk lagi,” katanya.

Dengan keadaan yang seperti ini, ibu tiga anak ini berharap agar Pemerintah Kota Prabumulih kembali memberikan ketegasan kepada pedagang yang sudah tidak konsisten dengan aturan yang ada. “Kalau tidak ada ketegasan dari Pemerintah tentunya keadaan seperti ini, pasti terulang lagi dan lagi. Karena para pedagang merasa tidak takut dengan teguran dari Pemerintah yang pada akhirnya bisa kembali dilanggar,” kata dia.

Sementara pantauan koran ini, meja para pedagang kembali memakan badan jalan untuk menjajakan barang dagangannya. keadaan ini kembali terjadi sejak dua hari terakhir ini setelah tidak ada lagi pemeriksaan dari jajaran Pemerintah Kota Prabumulih melalui Polisi pamong praja yang selalu standby menjaga keamanan di Jalan M Yamin.

“Kami juga nak nyari makan, kalau ada penertiban Kami bakal pindah lagi tapi sebelum itu kebutuhan kami juga harus dipenuhi. Karena kami juga belum tentu ramai pembeli pada saat masuk ke pasar dalam gedung,” kata salah seorang pedagang yang meminta namanya tidak disebutkan.

Pedagang sayuran ini mengaku, dirinya kembali memberanikan diri untuk menggelar lapak, setelah melihat para pedagang lainnya kembali menjajakan barang dagangan di badan jalan. “Pedagang lain kembali memasang meja untuk jualan, jadi kami juga ikut karena kita juga sama-sama ingin mencari pendapatan untuk memenuhi kebutuhan,” tandasnya singkat. (05)

Komentar

News Feed