oleh

Pedagang dan Pembeli Akan Disuruh Pulang, Jika Tak Pakai Masker

-Metropolis-63 views

//Pemkot Bagikan Seribu Masker Gratis

PRABUMULIH – Banyak pedagang berjualan dan masyarakat berbelanja di Pasar Pagi PTM II, tidak mematuhi protokol kesehatan berupa memakai masker dan jaga jarak.

Pemkot sendiri, Rabu (29/4) telah menurunkan tim gabungan dari Diskominfo, Satpol PP, Dishub, kepolisian (Polres Prabumulih), TNI (Koramil), dan lainnya tergabung dalam Gugas Covid-19 untuk menertibkan pedagang dan pembeli di Pasar Pagi PTM II.

Kadis Kominfo, Drs HM Ali MSi dikonfirmasi menyebutkan, setidak 50 personel diterjunkan untuk melakukan penertiban dan juga imbauan dan sosialisasi terkait patuh terhadap protokol kesehatan.

“Kita targetkan imbauan dan sosialisasi ini tiga hari dan paling lama seminggu, sudah kita tekankan dalam imbauan. Kalau pedagang dan pembeli tidak patuh dan taat protokol kesehatan mulai besok (hari ini, red) dilarang berjualan dan berbelanja serta kita suruh pulang. Baik, pedagang dan pembeli Prabumulih atau lainnya. Kita tidak pandang bulu dan tidak ada toleransi, harus tegas demi kebaikan semuanya,” aku Ali kepada awak media, kemarin.

Hal ini dilakukan, kata Mantan Kepala BKPSDM ini, demi kebaikan semuanya untuk memutus mata rantai Covid-19 atau virus corona.

“Sudah kita tegur dan ingatkan. Ini bukan hanya untuk pedagang dan pembeli saja, tetapi untuk semua. Jika sudah terpapar dan tertular, keluarga juga bisa kena. Makanya, pakai masker dan jaga jarak selama di Pasar Pagi PTM. Apalagi, tidak ada larangan berjualan dan berbelanja jika patuh,” terang Mantan Kepala DPPKBPPPA ini.

Aku Ali, pelaksanaan hal itu akan terus dipantau dan juga dilakukan evaluasi setiap hari. “Jika nantinya, tidak patuh dan taat. Jelas ancaman Pak Wako, untuk menutup Pasar Pagi sementara akan diberlakukan,” ucapnya.

Harapannya, pedagang dan pembeli di Pasar Pagi PTM II bisa sadar pentingnya patuh terhadap protokol kesehatan, untuk mengurangi jumlah terpaparnya Covid-19.

“Perlu kita sadar, masih banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) tidak tahu dirinya terpapar masih berkeliaran dan tidak bisa diprediksi. Pakai masker dan jaga jarak, untuk perlindungan diri bagi diri sendiri dan orang lain serta masyarakat sekitar,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, juga dibagikan sekitar seribu masker kepada pedagang secara cuma-cuma. “Agar pedagang dan pembeli, memakai masker dengan kesadaran sendiri demi keselamatan dan keamanan semuanya,” pesannya.

Sebelumnya, Wako, Ir H Ridho Yahya MM juga mengimbau, agar pedagang dan pembeli patuh dan taat terhadap protokol kesehatan berupa pemakaian masker dan juga jaga jarak.

“Silakan berjualan mengais rezeki dan berbelanja, tetapi patuhi dan taat terhadap protokol kesehatan. Pakai masker dan jaga jarak,” wantinya.

Lanjutnya, tahap awal memang sudah diterjunkan Satpol PP untuk melakukan imbauan juga penertiban dibantu sejumlah pihak untuk meningkatkan kepatuhan dan ketaatan akan protokol kesehatan. “Yah, kalau tidak patuh dan taat serta displin. Lebih baik, Pasar Pagi PTM II ditutup sementara,” warningnya. (03)

 

Komentar

News Feed