oleh

Pastikan Pembangunan Rumah Komunitas Tak Terkena Refocusing

-Metropolis-97 views

PRABUMULIH – Sebanyak 223 rumah komunitas yang dibangun di Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara sementara pengerjaannya tertunda akibat pandemik Covid-19.

Informasinya proyek yang berasal dari pusat tersebut tidak terkena refocusing anggaran di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Setidaknya Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM telah mempertanyakan hal itu ketika menyambut kedatangan Direktur Rumah Swadaya Kemen PUPR Ir KM Arsyad MSc dalam rangka silaturahmi dan peninjauan rencana pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Satu Hamparan di Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, Minggu (15/6).

“Kita bersyukur, proyek pembangunan rumah bagi petugas kebersihan di Kelurahan Anak Petai tetap berjalan dan tidak terkena refocusing anggaran Covid-19 di Kemen PUPR. Hal itu sudah ditegaskan Direktur Rumah Swadaya, Pak Arsyad di sela-sela kunjungan kerja (Kunker)-nya minggu ke Prabumulih dan langsung meninjau lokasi,” aku Ridho, Senin (15/6).

Proyek tersebut, kata dia, akan diselesaikan dan dituntaskan Kemen PUPR tahun ini hingga bisa dihuni petugas kebersihan.

“Sementara itu, untuk proyek pembangunan rumah komunitas untuk tukang becak dan lainnya ditunda tahun depan,” sebut suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Bustomi SE MSi ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Peletakan batu pertamanya beberapa waktu lalu telah dilakukan. Sebagai tanda dimulai pembangunan proyek rumah komunitas bagi petugas kebersihan atau pasukan biru di lingkungan Perkim,” ujarnya kepada awak media, belum lama ini.

“Namun, karena adanya pandemik Covid-19. Proyek pembangunan rumah komunitas itu terpaksa tertunda sementara,” aku Bustomi.

Ungkap Mantan Kabag Keuangan ini, kalau pihaknya sudah berkoordinasi dan rutin komunikasi dengan Kemen PUPR. Selanjutnya, kata dia, kalau situasi sudah memungkinkan proyek pembangunan rumah komunitas itu akan dilanjutkan.

“Iya betul, kalau situasi sudah kondusif. Apalagi, sekarang ini Prabumulih menuju new normal. Informasinya, proyek tersebut akan berlanjut kembali,” bebernya.

Ia berharap, pembangunan proyek rumah komunitas itu bisa selesai tahun ini. Dan, selanjutnya Prabumulih, kata dia bisa kembali mendapatkan tambahan jumlah rumah yang akan dibangun.

“Sebelumnya, kita juga telah mengusulkan penambahan jumlah rumah lagi. Kalau tidak salah, sekitar 200-an rumah di lokasi yang sama. Dan, tanahnya memang sudah kita siapkan. Mudah-mudah segera direalisasika Kemen PUPR untuk proyek selanjutnya,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed