oleh

Pastikan PEM AKAMIGAS Dibangun Januari 2020. Anggaran Naik Menjadi Rp 200 M

PRABUMULIH – Hasil survei tim Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) ke Prabumulih memastikan pembangunan Politeknik Energi Mineral (PEM) Akademi Minyak dan Gas (AKAMIGAS) pada 2020 dibangun. Pembangunan PEM AKAMIGAS Prabumulih anggarannya naik dari Rp 112 miliar menjadi Rp 200 miliar, rencana dibangun mulai 1 Januari 2020.

“Prabumulih layak miliki PEM AKAMIGAS, kita pastikan 1 Januari mendatang dibangun. Dengan dana dari Rp 112 miliar menjadi Rp 200 miliar,” ujar Perwakilan BAPPENAS, Rizal Primana ketika dibincangi awak media di sela-sela malam ramah tamah, Kamis (29/8). Ungkapnya, sebenarnya bukan hasil Fisiblity Study (FS) menentukan. Tetapi, antusias Pemerintahnya (Pemkot) dan masyarakatnya terkait pendirian PEM AKAMIGAS di Prabumulih itu terpenting.

“FS bisa belakangan hasilnya dan menyusul. Tujuan kita ke sini, paling utama bagaimana sambutan Pemkot dan masyarakatnya terkait rencana pembangunan PEM AKAMIGAS di Prabumulih,” jelasnya. Sebutnya, indikatornya jika contohnya seperti Pemkot ini siap didirikan PEM AKAMIGAS. Itulah menjadi pertimbangannya, untuk mengeluarkan pembiayaan dan pendanaan pembangunan gedung PEM AKAMIGAS.

“Anggaran sudah ada, tinggal kita realisasikan saja pembangunan gedung perkuliahannya tahun depan. Kita senang sekali, melihat antusiasme Pemkot dan masyarakatnya,” ucapnya. Sementara itu, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM berharap, kedatangan tim survei ini bisa memutuskan dan segerakan realisasi pembangunan PEM AKAMIGAS Prabumulih awal tahun depan.

“Kita sudah siapkan lahan 15 hektar, masyarakat mendukung dan siswa asal Prabumulih sudah dikirim 25 orang menimbah ilmu di PEM AKAMIGAS. Kita berharap pembangunan PEM AKAMIGAS benar-benar direalisasikan pada 1 Januari mendatang,” aku Ridho. Ia pun berterima kasih kepada semuanya, karena telah merespon supaya dana pembangunan PEM AKAMIGAS tidak hanya Rp 112 miliar tetapi Rp 200 miliar.

“Kalau mau bangun gedung perkuliah jangan tanggung, kalau bisa dana pembangunan di Bali dialihkan ke Prabumulih. Jadi komplit dan rampung alias tuntas pembangunan PEM AKAMIGAS Prabumulih, jadi ada kenangan di masa kepemimpinan saya sebagai Wako,” terangnya.

Kata dia, mengapa dirinya ngotot adanya PEM AKAMIGAS di Prabumulih. Setelah berhasil memasang jaringan gas kota nyaris 100 persen bagi warganya, karena ada nilai historisnya. “Prabumulih kota migas, dahulu Pendidikan Ahli Migas (PAM) pada 1960 ada di Prabumulih. Ke depan, ada ahli migas di Prabumulih dan tidak perlu mencari keluar lagi,” bebernya.

Selain itu, adanya sumber daya alam (SDA). Khususnya, di Prabumulih bisa bermanfaat guna mensejahterakan masyarakatnya. “Bukan seperti selama ini, gas diambil. Minyak diambil, warga Prabumulih tidak menikmatinya. Ini batubara mau dieksplorasi juga, makanya kita tolak. Harapan kita, jurusan di Prabumulih tidak sama dengan PEM AKAMIGAS Cepu,” tuturnya.

Direktur PEM AKAMIGAS Cepu, Prof RY Pers Burhan mengatakan, semoga PEM AKAMIGAS Prabumulih tahun depan bisa direalisasikan pembangunannya. “Di Prabumulih ada batubara dan migas. Penguna jaringan gas di Indonesia terbesar. Kita merencanakan pendirian PEM AKAMIGAS di Prabumulih, adiknya PEM AKAMIGAS Cepu,” tukasnya. Untuk pendiriannya, pihaknya sudah melakukan kajian dan sepertinya Prabumulih memang layak dibangun PEM AKAMIGAS.

“2020 mengajukan PEM AKAMIGAS Cepu mengajukan anggaran diatas Rp 100 miliar untuk pembangunan PEM AKAMIGAS di Prabumulih. Selain itu, tidak bisa kita pungkiri sunggu besar animo masyarakat dan masyarakat soal pendirian PEM AKAMIGAS tersebut,” tukasnya. Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru SH MM di Palembang kembali menerima Sekretaris BPSDM, Zainal Arifin di ruang kerjanya pada Kamis (29/8). Pertemuan tersebut, guna membahas pembangunan gedung PEM AKAMIGAS di Sumsel tepatnya di Prabumulih.

Dipilihnya Provinsi Sumsel sebagai lokasi pembangunan gedung PEM AKAMIGS tentu sangat baik, mengingat daerah ini potensi sumber daya alam (SDA) sangat luar biasa. Khususnya, bagi Prabumulih sebagai salah satu daerah penghasil migas terbesar di Sumsel. “Saya betul-betu bangga dengan spirit Pak Wako, begitu semangatnya beliau ingin wilayahnya sebagai lokasi PEM AKAMIGAS,” terangnya.

Sebagai Kepala Daerah, kata Deru menyambut baik pembangunan PEM AKAMIGAS karena sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan. “Prabumulih memang paling tepat, karena Prabumulih memang tumbuh dan memiliki SDA luar biasa. Sangat dimungkinkan pendirian PEM AKAMIGAS di Prabumulih. Saya sebagai gubernur memberikan support habis-habis untuk pendirian PEM AKAMIGAS,” tukasnya. (03/rel)

Komentar

News Feed