oleh

Pasang Finger Print Seluruh Instansi

PRABUMULIH – Kedisplinan pegawai, baik pegawai negeri sipil (PNS) dan honorer serta pekerja harian lepas (PHL) kembali menjadi sorotan Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM.

Ke depannya, finger print tidak hanya pegawai di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot). Tetapi juga, pegawai di kelurahan/kecamatan, sekolah, puskesmas, dan lainnya juga bakal dipasangi finger print.

“Selama ini, hanya pegawai di lingkungan Pemkot saja wajib finger print. Ke depannya, untuk meningkatkan kedisplinan pegawai. Seluruh instansi, kita pasangi finger print,” ujar Ridho, sapaan akrab orang nomor satu di Kota Nanas ini kepada awak media, Senin (10/6).

Ungkap orang nomor satu di kota ini, telah meminta Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menganggarkan pembelian finger print. Sehingga, pegawai tidak seenaknya datang dan pulang.

“Kan sama-sama pegawai, baik di Pemkot atau instansi di luar Pemkot. Makanya, tidak ada perbedaan dan kita wajibkan finger print seluruh pegawai setelah dipasangi nantinya,” akunya.

Soal finger print ini, kata suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu harus segera diaction oleh Sekda. Sebagai, untuk peningkatan displin dan kerja pegawai mendukung program-program dijalankan Pemkot, guna mewujudkan visi misi Prabumulih Berkualitas.

“Harus menjadi gebrakan bagi Sekda baru, sebagai tanggung jawabnya meningkatkan disiplin dan kinerja pegawai,” bebernya.

Terpisah, Sekda, Elman ST MM bakal segera menindaklanjuti keinginan Wako tersebut. Agar setiap instansi, memiliki finger print untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai.

“Akan kita anggarkan pada APBD Perubahan atau ABT mendatang, sehingga seluruh instansi punya finger print,” akunya.

Mantan Kepala Bappeda ini menerangkan, sangat mendukung dan mensupport kebijakan Wako, untuk peningkatan kinerja dan disiplin pegawai di lingkungannya. “Sudah seharusnya dan sesuai aturan pegawai harus disiplin, guna meningkatkan kinerja pemberian pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya. (03)

Komentar

News Feed