oleh

Pasang AC untuk Kenyamanan Belajar Anak

-Pendidikan-56 views

PRABUMULIH – Komite kelas 1 dan kelas 2 SD Negeri 1 Prabumulih, miliki inisiatif membeli Air Conditioner (AC) untuk memberikan kenyamanan pada ruang kelas anak, agar lebih nyaman belajar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekompakan para komite kelas.

“Pembelian AC Itu adalah hasil musyawarah dan kesepakatan bersama, makanya bisa terjadi. ada protes, mungkin karena bukan dari kelas kita,”kata mama Rafael, Ketua Komite kelas 2b SSN 1 Prabumulih, Ririn Susanti, saat dikonfirmasi koran ini, di sela rapat peresmian Musholla Sekolah Senin (14/10).

Ia mengatakan selain sumbangan sebesar Rp50ribu per orang, sebanyak 35 orang wali kelas 2b juga ada uang kas sebesar Rp25ribu per tahun untuk keperluan kegiatan sosial, diantaranya seperti besuk anak sakit atau keluarga yang terkena musibah.

“Inilah wujud kekompakan dan kekeluargaan kita, bahkan yang tidak mampu juga tidak dipaksa untuk membayar. dikelas kita utamakan kekeluargaan,”jelasnya yang didampingi bendahara komite kelas, Ade Lestari.

Sementara Kepala Sekolah SDN 1 Prabumulih, Misdiana SPd MM saat dikonfirmasi koran ini mengatakan, kelas 1 dan 2 paralel yaitu kelas 1a dan 2b, kelas 2a dan kelas 1b. Sebagai Kepala sekolah, dirinya merasa bangga karena beberapa ruang kelas di SD Negeri 1 Prabumulih, sebagian besar sudah memiliki AC, meski di ruang kantor Kepala Sekolah sendiri tidak ada AC.

Mantan Kepsek SD Negeri 80 Prabumulih ini mengatakan, saat ini memang sudah otonomi kelas. sehingga dirinya sebagai kepala sekolah hanya menerima hasil musyawarah para komite sekolah. “Saya sebagai kepala sekolah tidak ada wewenang untuk menarik pungutan apapun, saya hanya meng amin kan saja semua inisiatif esuai dengan kesepakatan para komite kelas, karena semua demi yang terbaik untuk para siswanya,”tandasnya

Lebih jauh Misdiana berharap agar para wali murid tidak mengumbar permalasahan diluar, jika memang ada permalasahan yang perlu penyelesaian. “Inisiatif itu karena hasil dari keputusan bersama makanya saya setujui, jika memang tidak ada yang menyepakati mengapa harus terjadi. jika memang ada masalah, mari selesaikan bersama dalam internal sekolah,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed