oleh

Panji Rasulullah Bukan Lambang Teroris

PRABUMULIH – Sejumlah anggota Hizbut Tahrir Indonesia kemarin (9/4) berpawai keliling kota. Rute yang ditempuh mulai dari Bawang Kemang Komplek Pertamina hingga finish di Tugu Air Mancur, Jalan Lingkar Timur (Jalingtim).

Ketua DPD HTI Prabumulih, Zul Kurniawan menyebutkan, pawai ini dalam rangka meluruskan umat muslim agar tak keliru dengan panji-panji dan bendera Rosulullah SAW dan menyangkanya sebagia panji dan bendera teroris.

“Sehingga, panji Rosulullah SAW tersebut tidak dikira sebagai bendera organisasi tertentu yang terkait terorisme. Padahal, sudah jelas di dalam hadist dan Al Quran. Kalau panji Rosulullah SAW sebagai simbol kekuatan dan juga pemersatu umat,” terangnya kepada koran ini, kemarin (9/4).

Sambungnya, dengan sosialisasi panji Rosulullah SAW tersebut. Khususnya, masyarakat Prabumulih menjadi paham. Agar sama-sama mencintai, dan menyiarkan nilai-nilai Islam.

“Panji Rosulullah SAW merupakan bendera tauhid yang merupakan bagian dari sejarah islam, termasuk di nusantara ini,” kata dia menyebutkan, setidaknya ada 50 orang yang ikut pawai tersebut.

Lanjutnya, panji Rosulullah SAW merupakan simbol kenegaraan bagi rasulullah yang ketika itu sebagai pemimpin umat islam.

“Selain itu, supaya lebih dikenal masyarakat luas sehingga tidak salah kaprah. Kalau panji rasulullah patut dikenal luas,” tandasnya.

Pantauan koran ini di lapangan, kalau aksi pawai tersebut dalam pengawalan ketat aparat kepolisian dari Satlantas Polres Prabumulih, dan berlangsung tertib. “Alhamdulillah, pawai yang kita lakukan berlangsung aman dan lancar,” akhirnya. (06)

News Feed