oleh

Paling Lambat 2020 Diterapkan

PRABUMULIH – Rencana penerapan pengurangan Bea Pajak Hak Atas Tanah Bangunan (BPHTB), paling lambat bakal diterapkan pada 2020. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda), Ir Azlimi di sela-sela rapat bersama camat dan lurah/kades) di Ruang Rapat Lantai 1, belum lama ini. Azlimi mengungkapkan, kalau penerapannya sesuai instruksi Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM pada tiga kelurahan/desa. Yaitu; Kelurahan Payuputat, Kelurahan Sungai Medang, dan Desa Tanjung Telang.

“Tahap awal ini, kita lakukan dahulu pendataan dan pemetaan jumlah persil. Tanah belum disertifikatkan oleh masyarakat, makanya kita minta bantuan camat beserta lurah dan kades melakukannya,” ucapnya. Ungkapnya, pendataan dan pemetaan tanah tersebut harus dilakukan dengan cepat. Apalagi, akunya ini merupakan pilot project program Pemkot. “Jika berhasil, pengurangan BPHTB ini bisa dilakukan di tempat lainnya,” ujarnya.

Lanjutnya, jika sudah ketahuan dan jelas nantinya. Barulah, sebutnya program pengurangan BPHTB tersebut dijalankan dan dinilai sangat membantu masyarakat dalam melegalkan atau mensertifikatkan tanah miliknya. “Kalau tahun ini selesai pendataan dan pemetaan jumlah persil tanah. Artinya, program pengurangan BPHTB tersebut bisa segera dijalankan. Kalau tidak yah, paling lambat awal 2020 bisa dijalankan,” tandasnya.

Senada juga dikatakan Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM, kalau secepatnya pengurangan BPHTP tersebut diberlakukan. Sekarang ini, program tersebut terus dimatangkan. Khususnya, masalah pendataan dan pemetaan tanah. “Terus kita rapatkan, agar program pengurangan BPHTB bisa direalisasikan dan dilaksanakan pada tiga kelurahan/desa. Meliputi; Tanjung Telang, Payuputat, dan Sungai Medang,” bebernya.

Sambungnya, mendorong kelurahan/desa menjadi pilot project. Untuk segera menyelesaikan pendataan dan pemetaan tanah di lokasi tersebut, sehingga diketahui persil tanahnya. “Sehingga, tiga kelurahan/desa tersebut tanahnya 100 persen bersertifikat. Jika berhasil, akan dijalankan di kelurahan/desa lainnya,” tandasnya. (03)

Komentar

News Feed