oleh

Pakai Sistem Buka Tutup

//Antisipasi Situng KPU di Hacker
PRABUMULIH – Upaya antisipasi dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terutama saat data hasil perhitungan (situng) suara sudah terhimpun.
Pasalnya, serangan hackers bisa saja terjadioleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Upaya antisipasi diantaranya memberlakukan sistem buka tutup pada saat upload data hasil perekapan Pilkada Serentak.
Selain itu, data yang telah dihacker, KPU diupload ulang dengan data terbaru hasil perekapan rekapitulasi tingkat Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK).
“Untungnya, kita punya back up data rekapitulasi perhitungan suara tingkat PPK. Tinggal kita upload ulang saja, data tersebut akan kembali seperti semula dan hasilnya real,” terang Ketua KPU, M Takhyul Hamid SIP melalui Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggara, Wawan Irawan SSi kepada koran ini, kemarin (2/7).
Kata Wawan, karena diberlakukan sistem buka tutup upload. Untuk pengupload data, ia harus berkordinasi terlebih dahulu dengan petugas di KPU pusat. Sehingga, dibukakan jalur untuk upload.
“Waktunya juga tidak lama, hanya setengah jam saja. Untuk upload data hasil rekapitulasi Pilkada Serentak ini dilakukan demi keamanan data. Supaya, tidak diretas lagi oleh oknum tak bertanggung jawab,” bebernya.
Sekarang ini kata dia, petugasnya terus bekerja untuk mengupload data hasil Pilkada Serentak, Pilwako dan Pilgub terbaru. supaya lanjutnya, data yang disajikan benar-benar akurat dan sesuai dengan hasil sesungguhnya. “Pengupload data kita lakukan dengan teliti dan akurasi tinggi. Untuk menghindari kesalahan data,” bebernya. (03)

News Feed