oleh

PA Putus 250 Perkara Cerai

-Metropolis-32 views

Didominasi Kasus Narkoba, Selingkuh dan KDRT

PRABUMULIH – Kasus perceraian di Kota Prabumulih, yang sudah diputus oleh Pengadilan Agama (PA) hingga sudah mencapai 250 perkara.

Jumlah tersebut sejak rentan waktu 2 Janurai hingga 23 Oktober ini. “Kalau yang perkara masuk keseluruhan 288 perkara, tapi yang sudah putus 250 perkara,” kata Ketua Pengadilan Agama Kota Prabumulih Suryadi SAg SH MH kepada Prabumulih Pos.

Nah, dari ratusan kasus perceraian tersebut kata mantan Humas PA Depok ini, lebih didominasi percakar cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh istri. “Sekitar 80 persen cerai gugat, sementara untuk cerai talak hanya sekitar 20 persen,” ucapnya.

Disinggung mengenai penyebab perceraian, Suryadi membeberkan terdapapat beragam alasan penyebab perceraian. Untuk kasus cerai gugat kata dia, lebih didominasi faktor narkoba.

“Itu paling banyak, suami konsumsi narkoba sehingga suami sering KDRT. Kemudian masalah ekonomi juga banyak suami kurang tanggung jawab nafkah lahir,” terangnya.

Selain itu ungkap dia, penyebab perceraian juga dipicu karena media sosial. Tak sedikit kasus perceraian yang berawal dari chatingan suami dengan perempuan lain. “Suami pacaran lagi sering chatingan dengan cewek lain, menyebabkan istri sakit hati,” ungkapnya menambahkan rata-rata usia yang mengajukan gugatan yakni sekitar 30-45 tahun.

Sedangkan untuk kasus cerai talak kata Suryadi, lebih banyak dipicu karena perselingkuhan istri. “Kemudian ada juga karena istrinya tidak mua diajak mandiri, istri sering membantah suami,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed