oleh

Orang Tua AF Siap Ganti Tabungan Siswa

-Metropolis-219 views

PRABUMULIH – AF, yang bekerja sebagai Tata Usaha (TU) SDN 26 Prabumulih hingga kini keberadaanya belum diketahui. Sementara, sekolah tempatnya bekerja didesak wali murid untuk segera mencairkan uang tabungan siswa.
Sebelumnya, isu penculikan seorang ibu dan anak yang viral di media sosial (medsos) membuat heboh masyarakat kota ini Rabu, 26/6). Terlebih, korban dikabarkan bekerja di SDN 26 Prabumulih.
Lantaran isu penculikan disertai hipnotis tersebar luas sejak malam di medsos membuat netizen pun iba dan prihatin. Hanya saja, belakangan isu penculikan pun berubah. Justru ada yang menyampaikan untuk tidak mempercai kabar tersebut (penculikan,red).
Informasi simpang siur itupun membuat warga net bingung. Hingga berita ini diturunkan belum ada kepastian terkait kabar ibu dan anak tersebut. Belakangan diketahui, jika wanita yang diisukan hilang tersebut merupakan pegawai Tata Usaha (TU) SDN 26, AF (inisial).
Sedikit demi sedikit, status AF pun mulai terkuat. Dimana AF tidak diculik. Nah, lantaran AF menghilang tersebut, ternyata menimbulkan masalah baru. Siswa di sekolah tersebut tidak dapat mengambil uang tabungan.
Kepala Sekolah SDN 26, Saryadi SPd saat dikonfirmasi koran ini mengatakan, kakak dan ayah kandung AF sudah datang ke sekolah untuk menyampaikan bahwa mereka menyanggupi pembayaran uang tabungan siswa yang diduga dibawa AF.
Pihak sekolah sudah ketemu dengan kakak dan bapak kandung, kemarin mendatangi sekolah dengan cara baik-baik dan sudah menyatakan bertanggung jawab. Serta menyanggupi pengembalian dana senilai Rp32 juta untuk seluruh tabung siswa kelas 2 selama 1 tahun.
“InsyaAllah permasalahan ini segera selesai. Orang tua dan kakak AF sudah menyatakan siap bertanggung jawab dan menyanggupi pembayaran semua uang tabungan siswa kelas 2,” jelasnya Kamis, 27/6.
Namun Saryadi mengatakan, tidak bisa memastikan waktu pelunasan uang tabungan tersebut. Karena pihak keluarga perlu bermusyawarah untuk mengumpulkan uang tersebut karena jumlahnya cukup besar.
“Harapan kita selesai dalam waktu dekat ini, insyaAllah bersamaan dengan waktu bagi raport. Uang Rp 32 juta itu lumayan besar tabungan seluruh siswa kelas 2 hanya dalam waktu 1 tahun. Meski begitu kita berharap agar segera mendapatkan solusi. Para orang tua siswa tidak perlu datang ramai ramai ke rumah AF,” bebernya.
Apalagi pria yang tinggal di jalan Guru ini, baru saja mendapatkan amanah perpisahan tugas di roling ke SDN 79 Cambai Kota Prabumulih. Tentunya dia berharap agar semua permasalahan yang ada di sekolah yang akan segera ditinggalkannya ini tidak berlarut-larut, sehingga bisa menjalankan tugaa ditempat baru dengan ramai dan tenang.
“Kita juga tidak mau memberikan beban permasalahan kepada kepala sekolah yang baru, untuk itu kami juga berusaha agar permasalahan ini segera selesai dan tidak berlarut-larut sehingga dapat menjalankan tugas ditempat baru yang nyaman,” harapnya. (05)

Komentar

News Feed