oleh

Orang, Gugus Tugas Usulkan PSBB Jilid 2

-Sumsel-24 views

PALEMBANG – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan, Iche Andriany Liberty, menyampaikan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Selatan per 1 Juli 2020 mengalami penambahan sebanyak 29 orang.

“Kasus konfirmasi positif baru tersebut berasal dari kota Palembang 22 orang, Banyuasin 1 orang, Muara Enim 2 orang, Lubuk Linggau 1 orang, PALI 2 orang, dan Pagar Alam 1 orang,” ujarnya, Rabu (1/7).

“Sampai hari ini, total kasus positif Covid-19 di Sumsel 2.078 orang. Kasus positif selesai sebanyak 1.148 orang, positif sembuh 1.051 orang, positif meninggal 97 orang, dan kasus positif yang masih aktif 930 orang,” jelasnya.

Kemudian kasus konfirmasi sembuh bertambah sebanyak 19 orang. “Penambahan kasus konfirmasi sembuh tersebut antara lain berasal dari, Palembang 5 orang, Banyuasin 3 orang, Muara Enim 1 orang, Lubuk Linggau 4 orang, PALI 6 orang. Sehingga total kasus konfirmasi sembuh berjumlah 1.051 orang,” ungkapnya.

“Untuk kasus konfirmasi meninggal Covid-19 per hari ini bertambah 7 orang. Dan semuanya berasal dari kota Palembang. Sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 di Sumsel berjumlah 97 orang,” tambahnya.

Adapun update total jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini (kemarin) sebanyak 8.619 orang, terdiri dari ODP selesai pemantauan 6.879 orang, dan ODP masih dalam pemantauan 1.740 orang.

“Sementara total total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) keseluruhan berjumlah 978 orang, PDP selesai pengawasan 660 orang, dan yang masih proses pengawasan atau dalam perawatan 318 orang,” paparnya.

Sementara itu, mengenai usulan pemberlakuan kembali PSBB di Sumsel, Iche mengatakan, karena data perkembangan kasus Covid-19 bersifat dinamis dan tergantung dengan pergerakan data dari 15 indikator dari tiga domain zona, pihaknya akan melakukan kajian dan analisis kembali secepatnya.

“Kita akan memberikan rekomendasi apa saja yang harus dilakukan terkait dengan PSBB lagi atau tidak. Karena kita sifatnya menunggu kebijakan pusat juga dan kebijakan kepala daerah setempat, terlebih kita hanya memberikan rekomendasi atau usulan saja,” kata dia.

Iche menghimbau, agar masyarakat di Sumsel tidak melupakan disiplin protokol kesehatan. “Jangan lengah walaupun aktivitas sudah dibuka. Tetap taapi protokol kesehatan, disiplin dilakukan untuk semua kalangan, baik masyarakat umum maupun yang bekerja,” tandasnya. (*)

Komentar

News Feed