oleh

Optimis Raih Juara Toga Nasional

-Metropolis-83 views

PRABUMULIH – Di hadapan tim penilai lomba toga tingkat nasional, Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM menyatakan kalau Prabumulih layak menjadi juara. Apalagi, kata dia, Pemerintah kota (Pemkot) sangat konsen masalah toga tersebut. Tidak hanya itu, sejumlah berkaitan dengan kesehatan selama ini telah dijalankan.

“Kita juga mengkombinasikan ke depannya antara pengobatan medis dan herbal. Tim PSC 911 pelayanan kesehatannya dipadukan dengan toga,” ujar Ridho, sapaan akrabnya ketika menyampaikan paparannya di Guess House Rumah Dinas (Rumdin) Wako, Selasa malam (17/9).

Sambungnya, ini merupakan inovasi dilakukan untuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Toga ini sendiri menjadi fokus Pemkot untuk pengembangan dan budidayanya. Karena sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Nanas ini. Kalau sakit, bisa memanfaatkan toga di rumah,” sebut suami Ir Hj Suryanti Ngerti Rahayu ini.

Lanjutnya, masalah kesehatan juga menjadi fokus program Pemkot. Tidak hanya toga, tetapi lingkungan masyarakat harus sehat. Termasuk juga, rumahnya harus layak dan untuk dihuni.

“Mendukung program toga, tidak hanya kebijakan kita keluarkan. Tetapi juga, program pendukungnya. Seperti bedah rumah, penolakan batubara, pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah dan lainnya,” akunya.

Sementara itu, berdirinya Kelompok Toga Padu Mandiri ini berawal keinginan mengubah tumpukan sampah menjadi lahan sehat dan hijau. “Sejak 2017 silam, toga mulai digarap. Titik balik diresmikan Bank Sampah Unit (BSU) di Kelompok Tiga Padu Mandiri,” jelas Ketua Kelompok, Muhajir.

Kata dia, setelah itu bantuan dari Pemkot dan juga swasta. Yaitu; BSP, Pertamina, Pemkot. Upaya mengajak dan memotivasi warga menyayangi lingkungan, diwujudkannya Kampung Belang Beleng.

Selain itu, akunya juga belajar dari Tawangmangu. Hal itu, sebutnya menambah ilmu pengetahuan dan wawasannya dalam mengembangkan toga di Padu Mandiri ini. “Kita mendapatkan suntikan pengetahuan untuk pengembangan toga,” terangnya.

Ketua Tim Penilaian, Prayitno Wibowo menerangkan, tidak hanya penilaian, tetapi pengembangannya seperti apa. “Inovasi telah cukup banyak dilakukan Pemkot. Kita sebagai tim agak berat melakukan penilaian. Kita akan turun ke lapangan, untuk melihat hasil karya,” bebernya.

Ungkapnya, verifikasi di lapangan bisa menentukan Prabumulih nantinya bisa menjadi juara dalam lomba ini. “Kita akan lakukan penilaian dengan maksimal dan optimal,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed