oleh

Oposisi PKS Pembelajaran Demokrasi

-Metropolis-27 views

PRABUMULIH – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai yang tetap berada diluar pemerintahan atau oposisi.

Pernyataan sikap oposisi disampaikan langsung oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. Terkait itu, DPD PKS kota Prabumulih menyatakan dukungan penuh untuk tetap berada diluar pemerintahan Jokowi – Kiai Ma’ruf.

“Kami mendukung 100 persen kebijakan Majelis Syuro PKS menjadi oposisi konstruktif bagi pemerintah Jokowi Ma’ruf Amin,” kata Ketua Umum DPD PKS Prabumulih H Adhy Chandra ST.

Pengamat Politik dan Pemerintah kota Prabumulih Akhamd Muftizar menyampaikan, sikap tegas PKS bisa menjadi contoh pembelajaran demokrasi yang baik. “Meskipun posisi oposisi pasti beresiko tinggi namun ini penting,” ujar Mufti.

Menurutnya, selain bisa menjadi contoh. Sudah seharusnya PKS mendapat apresiasi dari masyarakat. “PKS berani melawan arus sendirian, dan menurut saya ini harus benar-benar diapresiasi,” bebernya

Lebih lanjut Mufti menambahkan, sikap tersebut tentunya akan diikuti oleh partai yang ada di daerah. “Karena intruksi di partai pusat manapun pasti segaris,” tegasnya.

Sementara itu seperti dilansir dari laman JPNN, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka pintu lebar-lebar jika Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bergabung menjadi kubu oposisi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, siap menjadi mitra kritis bersama NasDem untuk mengawasi pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

“Kalau PKS orang mau silaturahmi, kami terima saja. Pak Surya Paloh kan bagus,” kata Mardani di sela-sela diskusi bertajuk Kabinet 2019-2024, Penguatan Kebangsaan, Demokrasi atau Pembangunan? di Gedung Sekretariat Ikatan Alumni Universitas Indonesia, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Mardani menyadari tidak bisa sendiri untuk beroposisi dengan pemerintahan. Sebab, perlu nilai tawar lebih apabila parlemen memutuskan suatu isu melalui voting. Karena itu, Mardani mengajak siapa pun termasuk NasDem, Demokrat dan PAN bergabung dengan oposisi.

“Siapa saja yang punya kecintaan negeri dan bersikap rasional, mau membangun ekonomi, kemajuan bangsa,” jelas dia.

Seperti diketahui, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh membuka peluang untuk menjadi oposisi bagi pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin.

Menurutnya, tak baik jika terjadi koalisi gemuk di pemerintahan. Bahkan, Surya Paloh menilai adanya kubu oposisi yang mau merapat ke pemerintahan Jokowi bisa berpeluang ke arah sistem otoritarian.(08/jpnn)

Komentar

News Feed