oleh

Operator Malas, Bantuan Sepeda Motor Sampah Ditarik

-Metropolis-525 views

PRABUMULIH – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) mengingatkan, agar operator sampah melaksanakan pengangkutan sampah setiap hari.

Peringatan itu diutarakan karena belakangan muncul kabar kurang sedap yang menyebutkan tentang lambannya pengangkutan sampah rumah tangga di lingkungan warga. Sehingga, menimbulkan bau tak sedap akibat sampah yang dibiarkan terlalu lama menumpuk di rumah warga.

Kepala Dinas Perkim, Toni Salfriansyah SH mengungkapkan, pihaknya terpaksa akan menarik bantuan sepeda motor sampah jika operator yang mengoperasikannya malas-masalan dalam menjalankan tugas.

“Motor sampah sudah kita kasihkan ke kelurahan-kelurahan, operatornya langsung ditunjuk kelurahan. Sudah kita ingatkan, agar sampah rumah tangga diangkut setiap hari bukan seminggu sekali. Sehingga, tidak menimbulkan bau dan dikeluhkan masyarakat. Kalau tidak, motornya akan kita tarik,” ancamnya kemarin (15/3).

Mantan Kepala Kantor Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) menyebutkan, sebanyak 44 sepeda motor sampah yang dimilikinya sudah cukup untuk melayani pengangkutan sampah di lingkungan masyarakat.

“Kalau dimaksimalkan atau diefektifkan sudah cukup motor sampah yang kita punya, untuk melayani masalah sampah masyarakat,” tukasnya.

Makanya, pada 2017 ini pihaknya tidak lagi menganggarkan pembelian sepeda motor sampah pada APBD Induk. Sementara itu, pihaknya hanya mengusulkan pembelian 4 mobil amrol kepada pihak provinsi dan pusat.

“Kalau motor sampah memang tidak kita anggaran pembeliannya tahun ini. Hanya saja, kita mengusulkan pembelian mobil amrol pada APBD,” tukasnya.

Senada juga diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ir Dwi Koryana menerangkan, kalau tahun ini tidak ada bantuan sepeda motor sampah dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Tidak ada bantuan motor sampah tahun ini, bantuan DAK dalam bentuk lain,” tukasnya. (06)

News Feed