oleh

O2SN dan FLS2N Tingkat Provinsi Kembali Ditiadakan

-Pendidikan-271 views

PRABUMULIH – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lagu dan Seni Siswa Nasional (FLS2N) kembali ditiadakan untuk tingkat provinsi.
“Sesuai dengan Juklak/Juknis terbaru yang kita dapatkan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud), bahwa perlombaan O2SN/FLS2N tingkat provinsi dihilangkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H M Rasyid SAg MM melalui Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Darmin SPd MSI ketika dibincangi koran ini, kemarin (23/2) di ruangan kerjanya dengan didampingi Kasi Pembinaan OSIS dan Pembangunan Karakter Dedy Hidayat SPd MM.
Menurutnya, meskipun ditiadakan ditingkat provinsi, namun ditingkat Nasional kegiatan tersebut tetap diadakan. “Jadi peserta terbaik perwakilan dari setiap kota/kabupaten langung ke tingkat nasional bersaing dengan perwakilan provinsi se-Indonesia,” jelasnya.

Dedi Hidayat menambahkan, pihaknya tidak mengetahui alasan secara jelas kementerian pendidikan dan kebudayaan hingga menghilangkan perlombaan O2SN dan FLS2N untuk seluruh jenjang pendidikan ditingkat provinsi.
“Yang jelas kita berpatokan dengan buku pedoman yang telah kita terima dari mereka (kemendkibud, red),” kata pria berkacamata itu.

Meskipun demikian, sambung dia, pihaknya tak berputus asa akan tetap terus menjaring siswa berprestasi mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK tingkat kota tahun ini.
“Penjaringan siswa berprestasi akan mulai dilakukan di April untuk O2SN dan Mei buat seleksi FLS2N bagi seluruh jenjang pendidikan sekolah,” akunya seraya berharap agar seluruh sekolah saat ini telah mulai melaksanakan penjaringan siswa berprestasi dari kedua cabang lomba baik katagori gugus atau atas nama kecamatan.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 30, Noni Andrayani SPd merupakan salah satu sekolah yang mengaku siap menyeleksi peserta-peserta terbaik dari kedua ajang lomba kegiatan bergengsi tahunan asal perwakilan dari sebanyak 20 sekolah dasar atau gugus berada dibawah kecamatannya.
“Itu penyeleksian di kecamatan kita baru akan diselenggarakan pada 1 Maret untuk O2SN. Sementara tangkaian lomba FLS2N-nya berlangsung 14 Maret mendatangnya,” bebernya.

Menurutnya, pihaknya cukup kecewa dengan ditiadakannya lomba O2SN dan FLS2N tingkat provinsi.
“Termasuk juga seperti lomba catur dan tennis itu sampai dihilangkan pemerintah. Padahal, semakin banyak katagori yang diperlombakan. Maka, hal itu semakin bagus,” tukasnya. (Mg 02)

News Feed