oleh

Norwich vs Man United: Obat Sakit Hati Solskjaer

-Olahraga-21 views

 NORFOLK – Dari 20 manajer klub Liga Premier hanya Ole Gunnar Solskjaer yang mengaku sakit hati menyaksikan Liverpool mengakhiri musim ini dengan titel juara. Ya, Manajer Manchester United itu tak menyangka bahwa penantian rivalnya selama 30 tahun itu akhirnya terbayar lunas.

Dalam wawancaranya bersama Skysport lewat virtual, Solskjaer langsung memberi selamat kepada Jurgen Klopp dan pasukannya. Pelatih berpaspor Norwegia itu berharap Marcus Rashford dan kolega bisa fokus untuk merebut gelar itu kembali ke Old Trafford bisa musim depan atau musim-musim selanjutnya.

“Pertama-tama, tim mana pun yang memenangkan Liga Premier pantas mendapatkan apresiasi. Kami memang sakit hati. Tapi, kita tahu liga ini adalah kompetisi yang sulit untuk dimenangkan,” kata Solskjaer dalam konferensi pers via Zoom, Jumat (26/6) siang waktu setempat. “Jurgen Klopp dan para pemainnya sudah membuktikannya,” tambah dia.

Kemenangan Liverpool dan kegagalan mereka di Piala Carabou Cup sebenarnya hampir memupuskan harapan Setan Merah merebut trofi domestik. Kini, Piala FA menjadi harapan satu-satunya yang tertinggal di Britania Raya. Nanti malam, The Red Devils akan melawat ke Carrow Road, kandang Norwich City dalam laga Perempat final Piala FA (Siaran langsung RCTI Pukul 23.30). Dalam laga ini, pasukan Manchester merah berharap bisa melanjutkan tren impresifnya di FA Cup 2020.

Piala FA menjadi pekerjaan rumah Setan Merah selain merebut tikert ke Liga Champions di Premier League. Paul Pogba dan kolega masih tertinggal lima poin dari Chelsea di peringkat empat. Meski datang sebagai tim tamu, namun United masih berada di atas angin. Dari delapan laga melawan Norwich, mereka sukses memenangi tujuh laga di semua kompetisi.

Di sisi lain, United datang dengan konfidensi tinggi usai membabat Sheffield United dengan skor telak 5-0 pada Kamis (25/6) lalu. Kendati demikian, tuan rumah tentu tampil ngotot untuk lolos ke semifinal. Ini menjadi penawar luka atas rentetan hasil buruk yang mereka dapatkan sebagai juru kunci di Premier League.

Diketahui, performa The Canaries- julukan Norwich- di Piala FA jusutru terbalik dengan Liga Inggris. Saat restart Premier League, Norwich pun menelan tiga kekalahan beruntun dan bercokol di posisi 19 klasemen sementara. Jelang laga ini, kubu tuan rumah trofi Piala FA menjadi ajang menambah kepercayaan diri mereka keluar dari zona degradasi yang menyisakan tujuh laga tersisa.

“Piala FA sama pentingnya dengan Premier League. Kami tahu bahwa kami masih berada di kompetisi ini dan kami dapat lolos ke semifinal dan semoga saja final,” ucap Bomber Norwich Adam Idah dikutip laman resmi Norwich. (fin/tgr)

 

Komentar

News Feed