oleh

NKRI Bukan Hanya Slogan. Wajib Tertanam Dalam Hati

PRABUMULIH – Lewat lomba membaca teks proklamasi ala Soekarno, DPD PKS mencoba membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. Karena, menurut Ketua PKS Muda, Al Mukhlas Abdi proklamasi merupakan starting poin Indonesia menjadi bangsa dan negara hingga sekarang ini. “NKRI bukan hanya slogan saja, tetapi wajib ditanamkan dalam hati dan jiwa,” pesannya di sela-sela lomba di Kantor DPD PKS, Minggu (25/8).

Ia bersyukur lomba digelar disambut antusias, terlihat jumlah peserta overtarget mencapai 47 orang. Padahal, target awal hanya 40 orang. Harapannya, lewat kegiatan ini agar pemuda tidak melupakan sejarah. “Bangsa besar, tidak akan melupakan sejarah negaranya. Wajib mengenang jasa pahlawan, agar semangat dan rasa nasionalisme pemuda tidak pudar,” terangnya.

Bahkan, karena jumlah peserta membludak pihaknya terpaksa membatasi. Menghindar waktu lomba, nantinya molor hingga dua hari. Untuk penjurian sendiri, dilibatkan dari Koramil. Lalu, FLP, dan PKS Muda sendiri. “Kita inginkan berkompetisi dengan kemampuan terbaik. Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat melihat perjuangan pahlawan,” tandasnya. Sementara itu, Ketua DPD PKS, H Adhie Chandra ST menjelaskan, mengisi kemerdekaan tidak hanya dengan kegembiraan semu.

“Ingat perjuangan proklamasi berdarah-darah, pahlawan mengorbankan harta benda. Bahkan, jiwa untuk merebut kemerdekaan. Kita sekarang ini, tinggal mengisinya saja,” tukasnya. Makanya, makna proklamasi harus benar-benar dipahami dan dimaknai dengan baik. Kata dia, dulu dibawah tekanan dan penjajahan bangsa ini bisa keluar dan merdeka.

“Penerus bangsa dengan kondisi negara kurang baik, juga harus bisa keluar sesuai dengan cita-cita proklamator memerdekakan negara ini,” bebernya. Mendasari lomba tersebut, kata dia bentuk keprihatinan banyak pemuda di Indonesia tidak hafal teks proklamasi dan pancasila.

“Mungkin lomba ini, tidak hanya perdana di Prabumulih. Juga di Indonesia, kita gelar. Padahal, proklamasi sebagai starting poin kemerdekaan dan pancasila sebagai inspirator dan falsafah bangsa. Makanya, cinta tanah air jangan hanya lips service saja. Ingat tujuan founding fathers, memerdekakan negara ini,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed