oleh

Nilai PSBB Berhasil

-Metropolis-282 views

PRABUMULIH – Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir pada 9 Juni mendatang bisa saja diperpanjang.

Hal itu dilakukan, jika masyarakat tidak patuh dan disiplin dengan aturan PSBB. Tetapi, pihaknya menilai hampir 14 hari pelaksanaan PSBB, jalanan sepi, toko-toko banyak tutup, masyarakat hampir 90 persen memakai masker.

“Selain itu, harus ada penambahan kasus signifikan setiap harinya. Sementara itu, Prabumulih cendrung stagnan dan tidak ada penambahan kasus berarti setiap harinya,” tukas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Masih kata ayah tiga anak ini, tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga relatif tinggi di Kota Nanas ini. “Rata-rata masyarakat sudah memakai masker. Pelanggaran PSBB, relatif kecil. Jaga jarak juga dilakukan, penyediaan tempat cuci tangan dimana-mana, keramaian juga tidak ada. Pasar sepi, kendaraan luar sudah dilakukan pengalihan,” beber ayah dr Muwarni Emassrisa Latifah.

Pemberlakukan PSBB, tukasnya sangat ketat di Prabumulih ini. Petugas PSBB melakukan tugasnya dengan baik dan humanis, tidak memenuhi syarat tidak bisa masuk kota. “Jadi, PSBB kemungkinan besar tidak diperpanjang asalkan masyarakatnya tetap patuh dan taat protokol kesehatan dan tidak ada penambahan kasus menonjol,” bebernya. (03)

 

Komentar

News Feed