oleh

Nilai Praktek Siswa Anjlok Ditengah Pandemi

PRABUMULIH – Pandemi virus corona benar-benar menyikap tabir pentingnya peran seorang guru, saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tetap muka langsung. Hal ini dibuktikan dari ujian praktek siswa Madrasah ibtidaiyah negeri (MIN) Prabumulih yang mendapati 50 persen hasil praktik siswa bisa dikatakan lulus, selebihnya sangat mengesankan.

Hal ini seperti disampaikan oleh salah seorang pengawas ujian praktek mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Elva Lidya SPd MM, yang dituliskannya di laman gurusiana.

Menurutnya, dari hasil ujian praktik mapel PAI hari pertama, sangatlah mengesankan bagi para pengawas. “Dari lima belas anak peserta ujian praktik pagi tadi, boleh dikatakan baru 50 % dinyatakan lulus. Dalam rukun wudhu ada – ada saja gelagat siswa madrasah, tiba – tiba langsung membasuh telinga. Lupa urutan pertama dalam mengambil wudhu,”tulisnya.

Para pengawas tak percaya hal ini bisa terjadi. Apakah ini salah satu dampak dari pandemi, Kasihan anak – anak madrasah bila hal ini memang benar terjadi. Kali ini madrasah benar – benar bersedih, dari kelas I sampai kelas V mereka kita didik sesuai dengan visi dan misi madrasah, sesuai dengan program kerja madrasah.

Ternyata hasilnya tak diharapkan, sangat mengesankan, namun bila semakin sering belajar InsyaAllah semakin baik, ala bisa karena biasa. Namun wanita ini menegaskan bahwa, pada dasarnya rumah adalah madrasah pertama semua anak. Berada pada masa seperti sekarang ini, saat anak tidak bisa maksimal mengikuti kegiatan di sekolah, harusnya orang taulah yang menjadi guru bagi anak anak.

“Pondasinya kembali kerumah. Memang pada kenyataannya siswa hanya 30 persen mendapat ilmu dari sekolah, 70 persen lagi harusnya didapatkan dari rumah. Pendidikan diberikan oleh orang tua kepada anaknya. Dengan keadaan seperti sekarang, orang tua tidak bisa menuntut banyak dengan pihak sekolah,” jelasnya.

Wanita yang bertugas sebagai pengawas praktek Shalat ini, juga mendapatkan hal yang mengejutkan. Karna banyak siswa yang tidak ingat niat dan bacaan shalat. Bahkan niat shalat wajib juga lupa.  “Bila di rumah anak – anak sudah terbiasa melaksanakan sholat lima waktunya, selalu dibimbing oleh kedua orang tuanya, InsyaAllah saat ujian praktik akan aman,”tutupnya. (05)

Komentar

News Feed