oleh

Moment Idul Fitri, Ridho: Jaga Kekompakan dan Persatuan

-Metropolis-221 views

PRABUMULIH – Calon Wali Kota Tunggal Ir H Ridho Yahya MM menilai perbedaan pilihan dalam politik adalah bentuk demokrasi. Dan hal itu sah-sah saja. Termasuk perbedaan pilihan dalam menentukan calon wali kota yang nantinya akan memimpin Prabumulih. Pesan itu disampaikannya di acara open house yang digelar di kediamannya di jalan Padat Karya, Gunung Ibul belum lama ini. ‘

“Perbedaan pilihan itu sah, namanya demokrasi. Tetapi jaga kekompakan dan persatuan, seperti moto kita Indahnya Kebersamaan. Salurkan hak suara sesuai hati nurani, pilih yang memberikan manfaat menurut warga,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar).

Menurutnya, jangan sampai warga Bumi Seinggok Sepembuyian ini terpecah belah dan terkotak-kotak karena Pilkada Serentak yang sifatnya hanya sementara ini.

“Jangan mau diadu domba dan diintimidasi, salurkan hak suara sesuai keinginan. Setelah Pilkada Serentak usai, jelas kehidupan warga akan berjalan seperti semula,” terang ayah tiga anak ini.

“Bisa melawan hal-hal lain negatif, sehingga tidak merusak pahala. Dalam keadaan yang kembali suci ini, sayang sekali jika dikotori. Khususnya, karena Pilkada Serentak yang hanya sesaat ini,” bebernya.

Ia mengaku, dirinya dari dulu dekat dengan masyarakat. Makanya, dirinya bersyukur meski tak lagi menjabat tetapi masyarakat tetap ramai berkunjung ke kediamannya ketika lebaran.

“Dari dulu, kita tidak pernah membeda-bedakan masyarakat. Karena, semuanya sama dimata sang pecipta. Apalagi, sesama umat muslim bersaudara,” tekannya.

Agus (34), salah satu warga Desa Karangan mengatakan, setiap lebaran ia rutin berkunjung ke kediamanan Ir H Ridho Yahya MM yang dulunya sebagai Wako Prabumulih.

“Sekarang ini, meski tak lagi menjabat kita tetap berkunjung. Apalagi, selama ini Pak Ridho cukup banyak berbuat untuk masyarakat dan pembangunan kota ini selama hampir 10 tahun memimpin,” pungkasnya. (03)

News Feed