oleh

Modus Sewa Mobil Urus Proyek Tol, Hendi Gelapkan Mobil

PRABUMULIH – Ulah tersangka, Hendi Oktoberi (31), warga Dusun II Desa Karang Bindu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) menyewa mobil, untuk keperluan atau urusan proyek tol berujuk petaka.

Dan, menghantarkannya menjadi pesakitan sebagai tersangka pengelapan mobil di Polsek Prabumulih Timur.

Ternyata, modus sewa mobil tersebut hanya akal-akalannya saja. Mobil yang disewakannya, ternyata digadai untuk mendapatkan keuntungan.

Berdasarkan laporan para korbannya, Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur Kota Prabumulih pimpinan AKP Alhadi Ajansyah, SH dan Kanit Reskrim Ipda Hendra Jaya berhasil melakukan ungkap kasus penggelapan dua unit mobil, Selasa 2/7, sekitar pukul 14.00 WIB.

Pelaku sendiri diamankan berdasarkan 2 buah laporan polisi masing-masing korbannya, pertama korban Syamrin (57), warga jalan Tenggamus RT 3 RW 3 Kel. Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur mengalami tindak pidana penggelapan tersebut pada hari Senin, 10/6, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kronologis kasus pengelapan itu sendiri, bermula ketika tersangka datang ke rumah korban dan meminjam mobil Datsun type Datsun Go, warna putih, tahun 2016, Nopol BG 1135 CH, STNK Syamrin dengan alasan untuk mengawasi pembangunan jalan tol dari Indralaya ke Bengkulu dengan biaya sewa Rp 350 ribu perhari dan berjanji akan mengantarkan uang sewa tiga hari kedepan, namun sampai saat yang ditentukan, pelaku tidak menemui korban dan mobil milik korban tidak dikembalikan pelaku dan korban mengalami kerugian Rp 80 juta.

Kemudian, laporan korban kedua, Ali Rozi (53) warga Jalan Tenggamus RT 3 RW 3 Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumuliih Timur, korban mengalami tindak pidana penggelapan tersebut pada Minggu, 2/6, sekitar pukul 08.00 WIB.

Pelaku datang ke rumah korban dan meminjam mobil Daihatsu Xenia, warna silver, tahun 2010, Nopol BG 1541 CO, STNK Ali Rozi milik korban dengan alasan untuk mengawasi pembangunan jalan tol dari Indralaya ke Bengkulu dengan biaya sewa Rp 350 ribu perhari dan berjanji akan mengantarkan uang sewa tiga hari kedepan, namun sampai saat yang ditentukan, pelaku tidak menemui korban dan mobil milik korban tidak dikembalikan pelaku dan korban mengalami kerugian Rp. 110 juta.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Ajansyah SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hendra Jaya saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku sendiri diamankan setelah dilakukan pendekatan terhadap keluarga, kemudian pelaku dengan diantar pihak keluarga menyerahkan diri ke Polsek Rambang Kapak Tengah.

Selanjutnya mengingat tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Polsek Prabumulih Timur, pelaku diserahkan kepada petugas dari Polsek Prabumulih Timur untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Petugas kita juga masih di lapangan guna mencari barang bukti 2 unit mobil digelapkan oleh pelaku, semoga dalam waktu dekat dapat terungkap,” ujar Alhadi.

Tersangka sendiri, kata dia, dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang pengelapan dengan ancaman penjara diatas 4 tahun. “Tersangka sendiri, sekarang ini tengah diperiksa intensif untuk pengembangan kasus ini,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed