oleh

Minta Rencana Sekolah Tatap Muka Ditinjau Lagi

PRABUMULIH – Rencana pemerintah kota Prabumulih akan melaksanakan sekolah tatap muka pada awal Januari mendatang diminta untuk ditinjau ulang. Itu menyusul ditetapkannya kembali kota Prabumulih sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

“Ini tidak diduga, dengan zona merah artinya tingkat persebarannyakan tinggi. Kemarin kondisi membaik, tapikan sekarang naik lagi sehingga tidak salah kalau ditinjau lagi,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih, H Ahmad Palo SE.

Palo menambahkan,  dengan kembali menjadi zona merah secara aturan tidak dibenarkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka. “Kita mengingatkan kepada pemerintah, karena inikan seluruhnya di satuan gugus tugas. Apakah sudah bisa melakukan tatap muka atau belum,” ucapnya.

Diakuinya, Menteri Pendidikan Nadiem Makarim memang sudah memperbolehkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka Januari 2021. “Tapi juga masih melihat kondisi yang ada di daerah masing –masing. Untuk itu kalau kami menyarankan kepada pemerintah, dinas pendidikan khususnya. Pembelajaran tatap muka ditinjau, apakah sudah memang pantas, atau memang masih perlu kita tinjau ulang,” imbuhnya.

Palo menilai, bila tatap muka tetap dilaksanakan, dengan situasi dan kondisi saat ini. Dikhawatirkan tingkat penyebaran kasus covid di Kota Prabumulih akan semakin tinggi. “Saat ini kita dalam kondisi zona yang mengkhawatirkan, yakni zona merah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Palo menambahkan DPRD juga terus melakukan sosialisasi dengan mengajak masyarakat untuk tetap protokol kesehatan.

Upaya dalam menekan penyebaran covid itu, disampaikan dalam kegiatan reses DPRD Minggu (27/12/2020) dimasing-masing daerah pemilihan (dapil). “Kita ajak masyarakat melalui, Lurah Kades, tugas bersama, menghadapi covid. Kita tidak boleh menyerah, dan kalah dari covid harus tetap protokol kesehatan. Dan ini tidak cukup menjadi tugas pemerintah, tapi perlu peran penting dari masyarakat,” tukasnya. (08)

Komentar

News Feed