oleh

Minta Pertimbangkan Sanksi Bagi ASN Perokok

PRABUMULIH – Pimpinan DPRD Kota Prabumulih menilai, kebijakan terkait larangan merokok bagi pejabat ASN merupakan hak dari Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM selaku Kepala Daerah. Apalagi pimpinan DPRD melihat, tujuan dari larangan tersebut tak lain untuk kebaikan dan kesehatan pegawai. “Tujuannya baik dan niatnya baik, dari sisi ekonominya juga. Sehingga wako menyarankan itu,” kata Ketua DPRD H Ahmad Palo SE, Selasa (6/8).

Menurutnya, kebijakan tersebut bukanlah kebijakan yang kaku. Hanya saja, ia menilai untuk sanksi bagi ASN yang merokok, haruslah dipertimbangkan. “Karena merokok ini adalah hak. Karena tidak ada sanksi larangan di Indonesa yang melarang wong untuk tidak merokok. Kalau ada itu lebih baik pabriknya tutup sekalian,” jelasnya.

Lebih jauh ia menyampaikan, larangan tersebut sah-sah saja. Apalagi Prabumulih saat ini sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) No 1 tahun 2017 yang mengatur tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). “Tapi juga Perda itu harus diiringi dengan fasilitas, misalkan diperkantoran dilarang merokok, harus disiapkan fasilitasnya. Karena tidak setiap wong tahan untuk tidak merokok,” jelasnya.

Terkait larangan tersebut, apakah nantinya dikhawatirkan ASN akan kucing-kucingan untuk merokok? Wakil Ketua I DPRD H M Daud Rotasi SSos menambahkan, hal itu tentu sangat tidak diharapkan. “Itukan (larangan merokok) sebetulnya salah satu cara membangun mental jiwa raga. Dikasih contoh bahwa dengan tidak merokok itu sehat, kalau merokok itu biayanya besar kalau sakit,” terang Daud.

Disampaikan Daud, selain sependapat dengan larangan tersebut. Pihaknya juga berharap agar larangan tersebut benar-benar dipatuhi. “Itukan himbauan sifatnya, diharapan dari pejabat-pejabat dulu memberikan contoh. Baru yang lain menular,” ucapnya. Memang diakuinya, tak mudah bagi perokok untuk lepas dari candu rokok. Hanya saja, bila ada kemauan pasti akan terwujud. “Tetap perlu kesadaran, karena kadang-kadang paradigmanya lain. Dengan merokok ada yang menanggap sehat, kadang tidak merokok pusing. Ada yang merokok kuat dengan tidak merokok lemah. Makanya cenderung kesadaran tadi,” tukasnya. (08)

Komentar

News Feed