oleh

Minta KPPS Jangan Lalai

PRABUMULIH – Sebagai ujung tombak penyelenggaraan Pilkada Serentak, baik Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Wali Kota (Pilwako), Komisi Pemilihan Umum (KPU) membekali ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan melaksanakan penyelenggaraan Pilkada Serentak pada 27 Juni mendatang.
Ketua KPU, M Takhyul Hamid SIP melalui Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggara, Wawan Irawan SSi mengatakan, pembekalan atau bimbingan teknis (bimtek) ini sangat penting sekali. Rincinya, agar KPPS benar-benar paham terkait pengetahuan mengenai mekanisme pemungutan dan perhitungan perolehan suara di tingkat KPPS.
“Bimtek sudah dilakukan sejak Senin lalu (19/6) hingga Jumat mendatang (22/6), secara bergantian KPPS di setiap kecamatan dibekali pengetahuan pemungutan dan perhitungan suara,” ungkapnya kepada koran ini, kemarin (20/6) di sela-sela pembekalan tersebut.
Kata dia, selain itu juga diberikan pengetahuan mengenai formulir C-KWK hingga C7 KWK. Khususnya, tentang cara pengisiannya.
“Para peserta kami minta untuk tidak lalai dalam menjalankan tugas, terutama dalam pengisian formulir yang harus diisi,” tambahnya.
Sambungnya, jika semua KPPS paham, ke depan, tentunya tidak ada lagi kendala dan kesalahan bisa diminimalisir ketika penyelenggaran Pilkada Serentak.
“Kita minta KPPS untuk memperhatikan jumlah surat suara, jangan sampai kurang. Begitu pun, antisipasi pemilih mencoblos dua kali. Karena, berujung pemilihan suara ulang (PSU). Karenanya, harus diperhatikan serius,” bebernya.
Bondik, KPPS 03 Gunung Kemala mengatakan, kalau adanya bimtek ini. Kata dia, jelas akan menjadi modal dirinya dan KPPS lainnya untuk melaksanakan Pilkada Serentak pada hari H dengan sebaik-baiknya.

“Banyak pengetahuan yang kita peroleh dari bimtek ini, khususnya tata cara pemungutan dan perhitungan suara serta lainnya,” tukasnya. (03)

News Feed