oleh

Minimal Pertahankan Laporan Ketiga Tercepat

PRABUMULIH – Wakil Walikota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH menekankan, agar predikat pelaporan ketiga tercepat harus dipertahankan.

“Kalau tidak bisa menjadi kedua tercepat, tetap diposisi tiga itu lebih baik. Dan, jangan turun,” ujarnya ketika membuka bimbingan teknis (Bimtek) Pembinaan Akutansi di lingkup Pemkot di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pemkot, Rabu (13/11).

Sesuai arahan Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM paling lambat minggu ketiga Januari. LKPD OPD, semuanya sudah masuk ke badan keuangan daerah (BKD).

“Kalau semuanya sudah di BKD, disatukan baru dilaporkan dan diserahkan ke BPK RI. LKPD-nya, untuk selanjutnya diperiksa dan keluar hasilnya,” jelas suami Hj Reni Indahyani SKM.

Makanya, soal LKPD ini. Ia tekankan, menjadi perhatian serius OPD. Harus dikerjakan secara bersama-sama, kompak dan kerja keras. Sehingga, opini WTP bisa dipertahankan.

“Tidak usah seluruh Indonesia. Di Sumsel saja, kabupaten/kota berlomba-lomba untuk menjadi tercepat. Apalagi, Prabumulih karena keberhasilannya meraih predikat ketiga tercepat pelaporan keuangan menjadi tempat studi banding,” tukas Politisi PDIP ini.

Ingatnya, pertanggung jawabkan pelaporan keuangan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. “Supaya, target dicapai bisa terealisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKD, H Jauhar Fahri Ak CA menerangkan, Bimtek ini sengaja digelar dalam rangka pembinaan pelaporan akutansi bagi pengelola keuangan OPD.

“Sehingga, laporan keuangan disampaikan seragam. Tentunya, pelaporannya semakin baik. Dan memenuhi ketentuan Pak Wako penyampaiannya,” tukasnya.

Kata Jauhar, untuk memberikan bimtek ini. Pihaknya mendatangkan nara sumber dari BKD Provinsi. “Semoga bimtek kita berikan bisa bermanfaat, dan mendorong pelaporan keuangan pengelola keuangan OPD semakin baik dan cepat,” tambahnya. (03)

 

Komentar

News Feed