oleh

Meteran PDAM Dipasangi Barcode

-Metropolis-1.669 views

PRABUMULIH – Untuk menekan keluhan terhadap tagihan pelanggan air bersih, Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Prabu Jaya kini mulai memasang barcode atau kode batang pada sejumlah meterann air bersih pelanggan.

Kepala PDAM Tirta Prabu Jaya, Iskandar SE menyebutkan, pemasangan kode batang ini merupakan bagian peningkatan pelayanan untuk menyajikan tagihan pelanggan yang akuntabel dan transparan.

“Tercatat di PDAM Tirta Prabu Jaya setidaknya ada 10.615 pelanggan sejauh ini. Baru sekitar 1.000 kode batang yang telah kita pasang, Kelurahan Wonosari kita jadikan percontohan pemasangan kode batang ini,” kata Iskandar, dibincangi koran ini kemarin (4/4).

Dipilihnya, Kelurahan Wonosari sebagai percontohan pemasangan barcode pada meteran PDAM. Bukan tanpa alasan, lantaran hampir 95 persen warganya telah menggunakan atau memasang PDAM Tirta Prabu Jaya .

“Jelas itu memudahkan kita, untuk melakukan pemasangan barcode meteran PDAM di lokasi tersebut,” tandasnya.

Iskandar mengatakan, sistem barcode memiliki kelebihan dan memudahkan kinerja. Selain kerja petugas lebih praktis, data yang ditampilkan pun akurat dan tidak bisa dimanipulasi. Sebab, sistem langsung bekerja membacanya saat petugas mngambil data barcode tersebut.

“Cara kerjanya lebih mudah, dengan hanya memasang barcode di meteran pelanggan. Petugas PDAM tinggal mendatangi rumah pelanggan lalu mengambil foto meteran yang sudah terpasang barcode, lantas foto yang diambil dikirim ke sistem komputer yang telah terpasang di kantor, secara otomatis, sistem akan membaca barcode tadi dan merekam meteran pelanggan,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut dia, tagihan pun langsung terhitung dengan sendirinya. “Jadi, petugas sudah tidak terlalu repot untuk mencatat meteran air setiap pelanggan. Selain itu, jika petugas tidak mencatat juga dengan mudah diketahui,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembacaan barcode ini nantinya menggunakan aplikasi android. Tidak hanya petugasnya yang mencatat, pihaknya juga akan melibatkan RT/RW untuk pecatatan tagihan PDAM. “Banyak sekali keuntungannya pemasangan barcode di meteran PDAM,” tandasnya.

Dia menambahkan, pemasangan barcode ini juga untuk menghindari pemasangan ganda atau dobel jaringan PDAM Tirta Prabu Jaya di pelanggan. Lanjutnya, menambahkan sejauh ini tunggakan PDAM mencapai Rp 2,6 miliar.

Menurutnya, jumlah tunggakan tersebut sejak awal PDAM berdiri, hingga sekarang ini. Sebutnya, setidaknya baru sekitar 25 persen masyarakat kota ini terlayani PDAM Tirta Prabu Jaya.

“Dahulunya malah lebih rendah, baru sekitar 10 persen terlayani. Tahun depan, kita upayakan pemasangan pipa induk di Kelurahan Majasari,” tutupnya. (06)

Jumlah Pelanggan PDAM Tirta Prabu per Desember 2016

Jenis Pelanggan Jumlah
Kelompok I

Hidran Umum 10
Tempat Ibadah 50

Kelompok II

RSS (Rumah Sangat Sederhana) 20
Panti Asuhan 5
Sekolah Negeri 49
Rumah Sakit Pemerintah 5
Instalasi Pemerintah Kel/Des 7

Kelompok III

Rumah selain RSS 9.747
Niaga Kecil 644
Instalasi Pemerintah/ABRI 28

Kelompok IV

Rumah Mewah 9
Industri Niaga 41

Jumlah 10.615

Sumber: PDAM Tirta Prabu Jaya

News Feed