oleh

Meski Kecil, BBI Turut Sumbang PAD

-Ekonomi-345 views

CAMBAI – Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Benih Ikan (UPTD BBI) Prabumulih kini mulai turut menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Meski nilainya tidak begitu besar, namun tiap tahun penunjukkan peningkatan.

Seperti di tahun 2016 lalu, UPTD BBI menyumbang PAD senilai Rp8,5 juta dari hasil penjualan bibit dan ikan.

“Dari tahun pertama 2014 lalu BBI hanya bisa setor retribusi kurang lebih Rp5 jutaan. Selanjutnya masih Rp5 jutaan karena faktor iklim yang kurang stabil, jadi pertumbuhan dan penjualan ikan juga kurang. Tapi kita bersyukur tahun 2016 meningkat jadi Rp8 jutaan begitu juga di tahun ini diharapkan ada peningkatan,” tutur Kepala Dinas Pertanian, Drs Syamsurizal SP MSi kemarin.

Sementara Kepala UPTD BBI, Yopi Apridani SP saat dikonfirmasi koran ini menuturkan hal yang sama. Menurutnya, selain jual bibit pihaknya juga jual ikan yang siap konsumsi sebagai upaya tambahan dana yang masuk agar bisa meningkatkan jumlah setoran retribusi.

Harga yang ditawarkan juga lumayan beda jauh dari harga ikan di pasar maupun dari tempat budidaya ikan Pribadi. Baik ikan bibit an maupun ikan yang siap konsumsi. Pembeli juga bervariasi baik untuk jual lagi maupun untuk kebutuhan konsumsi sendiri.

“Kalau harga dak Ado beda dengan di pasaran biso-biso dak biso jualan kito. Karno beda Hargo itulah Kito sampai dihari pelanggan dari jauh-jauh dari Muara Enim, Pali dan sekitarnya,” bebernya seraya mengatakan penjualan bibit sekarang banyak dicari oleh masyarakat yang budidaya ikan dengan memanfaatkan pekarangan.

Untuk jadwal penyetoran retribusi daerah dilakukan nya pertiga bulan sekali. “Sekarang penjualan lumayan lancar. Apalagi untuk ikan nila, tidak mutus karna bisa membiak sendiri tanpa campur tangan manusia. Dengan begitu kita berharap mudah-mudahan retribusi selalu ada peningkatan,”tambah Yeti di BBI. (03)

News Feed