oleh

Mendagri Kembali Ingatkan Pemda, Dinamika Politik Jangan Sampai Abaikan Lebaran

-Nasional-78 views

JAKARTA – Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah (Pemda) tetap memperhatikan kesiapan jelang lebaran. Berbagai dinamika politik pasca rekapitulasi hasil pemilu diharapkan tidak mengganggu kinerja Pemda.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta seluruh Kepada Daerah agar lebih aktif mengkoordinasikan Posko Terpadu Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Pasalnya, persiapan momen mudik dan lebaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pusat, melainkan juga pemerintah daerah. “Kepala Daerah harus aktif melaporkan dan mengorganisasikan posko terpadu hari raya, agar seluruh persiapan hari raya di daerah terpantau dengan baik,” kata Tjahjo di Jakarta, Kamis (23/5).

Posko Terpadu Hari Raya Idul Fitri ini ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor 300/3817/SJ tanggal 14 Mei 2019. Fungsi posko itu untuk memantau dan melaporkan persiapan seluruh kebutuhan pelaksanaan hari lebaran yang terjadi diganti daerah.

Selain itu, politisi senior PDIP itu juga meminta Pemda tetap fokus memenuhi pelayanan masyarakat jelang lebaran. Dia meminta dinamika pasca Pemilu Serentak 2019 tidak boleh mengganggu kinerja pelayanan.

“Sekarang Pemda waktunya untuk tetap fokus pada peningkatan pelayanan untuk masyarakat, kita tau sebentar lagi kita akan memasuki Hari Raya Idul Fitri,” imbuhnya. Lebih lanjut lagi, kepala daerah perlu memastikan ketenteraman, keamanan, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta kebutuhan masyarakat lainnya terpenuhi.
Sementara itu, untuk mengkoordinasikan posko lebaran di seluruh daerah, posko lebaran nasional dibentuk di kantor kemendagri. Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri M. Hudori menyebutkan, posko akan memantau banyak urusan yang berkaitan dengan lebaran.

“Seperti kebutuhan logistik, bahan bakar minyak, pos kesehatan, kesiapan sarana prasarana angkutan, ketentraman, keamanan, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, pengendalian inflasi, pasokan listrik, dan kesiapan jaringan telekomunikasi,” pungkasnya. (far/ful)

Komentar

News Feed