oleh

Mencuri, Dua Pemuda “Digulung” Polisi

-Ringkus-457 views

PRABUMULIH – David Hartono (26) dan Edo Saputra (23)-dua warga jalan Kaca Piring RT 02 /RW 02, Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur kini harus mendekam di penjara.
Keduanya ditangkap atas dugaan membobol rumah Juniawan (50), warga jalan Cenderawasih RT 02 /RW 02 Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur pada 25 Mei lalu sesuai laporan polisi bernomor LP/B/147/V/2018/SUMSEL/PBM/SEK PBM TMR dengan kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.

Informasi dihimpun menyebutkan, Jumat dini hari (25/5), sekitar pukul 01.00 WIB, Tim Gurita Polsek Prabumulih Timur dibantu Polsek Cambai dan Polres Prabumulih mendapatkan laporan telah terjadi tindak pidana pencurian di rumah korban.

Tak lama kemudian, mendapatkan informasi tersebut petugas pun bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP). Lalu, langsung mengepungnya. Ketika para pelaku keluar dari rumah korban sekitar pukul 02.05 yang belakangan diketahui David dan Edo, petugas yang tak ingin kehilangan buruannya langsung menangkapnya.

Usai penangkapan, kedua pelaku langsung digiring ke Polsek Prabumulih Timur untuk mempertanggung jawaban perbuatannya. Selain mengamankan kedua tersangka, polisi pun menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya; 1 unit sepeda motor jenis Honda Supra wrna hitam, 1 buah kamera merk suara, 1 buah kamera merk Kodak, 1 buah kamera merk Sony, 1 buah kamera merk Fuji, 1 buah mixer, 1 buah setrika, 1 buah magic com, 1 buah blender, 1 buah kompor gas, 1 buah PlayStation merk Sony, 1 buah cetakan kue, hordeng, serta tiga unit handphone.

“Pelaku dan barang bukti, sekarang ini telah kita amankan. Sekarang ini, kasusnya tengah ditangani penyidik untuk dikembangkan lebih lanjut,” terang Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH MSi ketika dikonfirmasi, kemarin (27/5).

Nando menjelaskan, modus pelaku dalam melakukan kejahatan yakni dengan cara masuk ke dalam rumah dengan merusak dan membongkar pintu depan rumah korban, lalu masuk ke dalam. Dengan leluasa mengambil barang berharga milik korban, usai berakhir pelaku keluar lewat pintu samping. Naasnya, belum sempat menjual barang pencuriannya pelaku berhasil ditangkap petugas.

“Atas tindak pidana yang dilakukannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Akibat aksinya tersebut, keduanya terpaksa berlebaran di penjara,” akunya.

Nah, kata perwira berpangkat tiga balok tersebut akibat aksi pencurian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Kejadian ini sendiri, bebernya telah dilaporkan korban dengan Laporan Polisi No : LP/B/147/V/2018/SUMSEL/PBM/SEK PBM TMR, Tanggal 25 Mei 2018.

“Pelaku sendiri telah mengakui aksi pencurian yang dilakukannya kepada penyidik, alasannya karena faktor ekonomi,” ucapnya.

Terpisah, David kepada petugas mengaku terpaksa mencuri. Karena tidak punya pekerjaan alias menganggur, lalu memilih jalan pintas untuk mendapatkan uang. “Mak mano pak, arinih nak lebaran. Gawe dak katek, pengangguran pulo. Dak katek caro lain, paling mudah yoh maling nilah nak dapet duit cepat,” akunya. (03)

News Feed