oleh

Memori Kasasi Lengkap, Optimis Menang

PRABUMULIH – Usai mendaftarkan kasasi atas sengketa lahan SDN 6-24 ke Pengadilan Negeri (PN), Bagian Hukum dan perundang-undangan pemerintah kota (pemkot) bersama kuasa hukum telah menyerahkan memori kasasi.
Memori tersebut diserahkan Senin (21/5) lalu atau di hari terakhir dari 14 hari yang diberikan oleh pengadilan. Salah satu, Kuasa Hukum Pemkot H Jhon Fitter S SH mengaku optimis dapat memenangkan sengketa lahan SDN 6-24 tersebut. “Memori kasasinya sudah kita serahkan ke panitera PN, dinyatakan lengkap dan diterima, terdiri dari 6 eksemplar. Masing-masing eksemplar terdiri dari 12 halaman,” ceritanya kemarin pagi (23/5).
Keoptimisan tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Jhon, pada sidang banding beberapa waktu lalu hakim Pengadilan Tinggi (PT) salah menerapkan hukum.
Khususnya tentang kedudukan tanah. Tanah tersebut bukan hibah tetapi sudah diserahkan pemilik kepada Pemerintah kota (Pemkot) untuk dipergunakan sebagai lahan sekolah.
“Selain itu, Pemkot sendiri sudah 51 tahun menguasai tanah tersebut dimanfaatkan sebagai lahan SDN 6-24,” jelas pengacara berkepala plontos ini.
Lanjutnya, dikabulkannya ganti rugi Rp 1 miliar tanpa rincian. Akunya itu, sangat bertentangan dengan hukum. Selanjutnya, salah satu putusan tersebut menyatakan pengugat adalah pemilik, bukan ahli waris. Seharusnya, putusan tersebut dikabulkan sebagai ahli waris bukan pemilik.
“Baru setelahnya, baru ditetapkan dikabulkan pengugat seluruhan. Karena, pengugat adalah ahli waris dan bukan pemilik. Karenanya kita minta Mahkamah Agung (MA) membatalkan putusan PT. Lalu, menguatkan putusan PN,” bebernya.
Banding kasasi ini sendiri, tidak memerlukan bukti. Lantaran, hakim MA hanya menilai. Apakah, upaya hukum yang dilakukan sesuai atau tidak. Begitu pulan putusan PT ditinjau layak atau tidak. “Kita sangat optimis, bisa memenangkan gugatan ini. Lalu, mempertahankan lahan SDN 6-24 tetap milik Pemkot,” tandasnya.
Terpisah, Kabag Hukum dan Perundang-Undangan, H Sanjay Yunus SH MH dikonfirmasi membenarkan, kalau memori kasasi telah diserahkan ke panitera PN. “Sudah diserahkan, Senin lalu kepada PN. Sesuai dengan permintaan Pejabat Wali Kota (Pj Wako). Kita optimis bisa mempertahankan asset Pemkot SDN 6-24 yang telah digunakan sejak lama,” bebernya.
Sambungnya, lewat kasasi yang diajukan kuasa hukum Pemkot, asset tersebut akan terus diperjuangkan dan dipertahankan supaya tetap menjadi asset Pemkot. Lanjutnya, tetap bisa digunakan sebagai lahan SDN 6-24. “Kita akan berupaya maksimal untuk memenangkan kasasinya terhadap sengketa ahli waris,” akunya. (03)

News Feed