oleh

Melly Goeslaw Amuk Dokter Tirta

Musisi Melly Goeslaw tak terima fotonya dijadikan analogi penggunaan lindung wajah atau face shield oleh Dokter Tirta. Pelantun ‘Ada Apa Dengan Cinta’ itu menyesalkan tindakan relawan Covid-19 itu yang tidak elok dalam merangkan face shield.

“Saya cuma lulusan SMA, jadi saya pikir orang yang pendidikannya tinggi pastinya lebih paham cara menyampaikan sesuatu,” kata Melly Goeslaw di Instagram, Minggu (1/1).

Kemarahan Melly tak sampai di situ saja, istri Anto Hoed itu meminta Dokter Tirta untuk menegurnya langsung bukan lewat media sosial yang diketahui publik.

“Anda punya masalah dengan saya? Anda laki-laki, sebaiknya langsung saja gentle, ngomong ke saya, japri (jalur pribadi),” ujarnya.

“Nomor telepon saya bisa anda dapatkan dari Tompi atau Deddy Corbuzier,” imbuhnya sambil menyematkan dua akun selebriti tersebut.

Melly menjabarkan bahwa banyak teman-temannya sesama selebritis yang tidak menggunakan face shield saat tampil di televisi. Namun, Melly tak ingin memposting foto-foto mereka, alasannya tidak ingin mempermalukan mereka.

“Ada banyak sekali public figure bahkan menteri-menteri, pejabat lain bahkan dokter yang melakukan wawancara, nyanyi tanpa pakai masker atau face shield. Mereka punya alasan sendiri pastinya,” ucapnya.

Sementara itu, Dokter Tirta menegaskan bahwa dirinya tidak ada masalah dengan Melly Goeslaw.

“Saya ada masalah! Tidak. Saya kritik baik2. Anda kan figur. Saya pun kalo salah , di bulan juni, di keritik rame2 oleh 1 negara ya hRus trima,” tuturnya di kolom komentar.

Di Instagram miliknya, Tirta pun mengunggah kembali bahasan soal face shield, dengan menegaskan bahwa niatnya hanya sekadar mengingatkan

“Mau ngingetin, malah dikira ngajak ribut. Yaudah deh. Siap salah aja. Apapun yg dilakukan nakes , selalu salah, rata2 yang ga terima di kritik malah ngegas balik . Yowis ikhlas,” katanya.

Menurut dia, bukan kali ini saja dia ‘berisik’ soal pelindung wajah. Melainkan sejak Juli 2020, dan salah satunya melalui video bersama Deddy Corbuzier, yang kemudian viral.

“Yemng susah edukasi di Indonesia. Edukasi dituduh “berisik” “menyerang” padahal di caption tertulis jelas. Jurnalnya saya sampaikan. Dan jelas saya bersuara tentu sudah koordinasi dengan banyak tokoh,” tukasnya. (din/fin)

Komentar

News Feed