oleh

Melawan, Polisi Tembak Pelaku Perampokan Sopir Truk

PRABUMULIH – Polisi membekuk satu dari lima pelaku kasus pencurian dengan kekerasan (curas), Jumat (20/7) sekitar pukul 16.30 WIB. Tersangka adalah Renaldi Pinus Aprilian alias Yan (19) warga Dusun 1 Desa Negeri Agung Kecamatan Rambang, Muara Enim.
Ia terlibat dalam kasus perampokan supir truk bermuatan, dengan nopol BG8175 DA yang melintas di Jalan Basuki Rahmat.
Tepatnya di sekitar jembatan Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan Rambang, Kapak Tengah (RKT), pada 23 November 2017 sekitar pukul 02.30 WIB.
Tersangka melakukan aksinya bersama empat pelaku lainnya masing-masing Julet, Diman, Angga (sudah tertangkap,red), dan AG yang hingga kini masih buron. Dalam penangkapan tersangka Yan, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki kanan pelaku.
Penangkapan dilakukan tim Buser Polsek RKT, di kawasan Jalan Desa Suka Merindu Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim. Bersamanya, petugas mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit handphone merk Nokia, senter warna merah, sepucuk senpi rakitan warna hitam lengkap berisi silinder satu milik pelaku.
Kemduian petugas juga mengamankan satu buah kartu ATM beserta KTP milik korban Zainal Efendi. Yang selanjutnya sejumlah barang bukti tersebut bersama pelaku langsung digiring polisi ke Mapolsek RKT guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SH SIk MH melalui Kapolsek RKT, Iptu Vedria Sukri, membenarkan satu dari lima orang pelaku perampokan korban supir truk yang terjadi pada 2017 lalu berhasil ditangkap.
“Betul satu pelaku lagi berhasil kita tangkap. Dan saat ini sudah kita amankan di Polsek RKT. Pelaku terpaksa kita tembak kakinya akibat melawan petugas dan berusaha kabur saat ditangkap,” ungkap Iptu Vedria dikonfirmasi, siang kemarin (22/7).
Dikatakan Kapolsek, empat orang pelaku lainnya bernama Julet, Diman dan Angga diketahui sebelumnya telah berhasil dilakukan penangkapan. Sementara, pihaknya saat ini melasih melakukan pengejaran terhadap satu orang pelaku lagi inisial AG atas kasus perampokan di wilayah hukum Polsek RKT tersebut.
“Jadi untuk kasus tersebut empat orang pelakunya sudah kita tangkap. Sebelumnya tiga orang sudah ditangkap yang sekarang menjalani hukuman di Rutan Prabumulih. Dan satu pelaku masih dilakukan pengejarannya petugas,” terangnya.
Lebih lanjut Vedria menceritakan saat penangkapan pelaku Renaldi Pinus Aprilian alias Yan tersebut yang diketahui melakukan perlawanan terhadap petugas serta berupaya kabur saat hendak ditangkap polisi.
“Saat sore itu, anggota kita mendapatkan informasi keberadaan pelaku Renaldi sedang mengendarai sepeda motor bersama satu temannya di desa Suka Merindu. Lalu, anggota kita langsung meluncur ke lokasi tersebut,” terang dia.
Sambung Kapolsek, saat petugas tibanya di lokasi jalan Desa Suka Merindu, petugas mendapati pelaku tengah berkendara sepeda motor bersama seorang rekannya. “Jadi saat dilakukan penangkapan, petugas setiba di perjalanan desa Suka Merindu itu melihat pelaku dan sempat melakukan penghadangan terhadap sepeda motor yang dikendarai pelaku ini. Akan tetapi pelaku langsung menerobos hadangan beberapa orang anggota kita itu,” tuturnya.
Tak lama berselang waktu, lanjut Kapolsek, saat itupun petugas terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Hingga akhirnya polisi mengarahkan ke arah betis kaki kanannya dan berhasil dilupuhkan serta diamankan pihaknya.
“Karena kita takut pelaku melepaskan diri terpaksa selanjutnya diberikan tindakan yang terukur terhadap pelaku dan pelaku langsung dilumpuhkan dan berhasil kita amankan yang kemudian dibawa petugas ke rumah sakit bunda, lalu ke Mapolsek RKT guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Disampaikan Vedria, atas perbuatannya tersebut, pelaku dapat dikenakan pihaknya ancaman hukuman pidana sesuai Pasal 365 KUHPidana. “Pelaku dapat kita kenakan dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara,” tegasnya.
Pelaku Renaldi Pinus Aprilian alias Yan sendiri mengakui perbuatannya. Menurutnya, dirinya sudah baru empat kali melakukan aksi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek RKT tersebut. Terakhir mendapatkan bagian sebesar Rp80 ribu dan uangnya telah habis dibelikannya ponsel.
“Saya tidak tahu dapatnya berapa pak. Saya hanya dikasih Rp80 ribu dan uangnya telah habis pak,” ucapnya dihadapan petugas di Mapolsek tersebut.
Sekedar mengingatkan, kronologis kejadian yang dilakukan lima pelaku terjadi di tahun 2017 yang lalu tepat Kamis (23/11) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di sekitar jembatan Tanjung Rambang, RKT tersebut diketahui bermula kelima pelaku menyetop mobil truk merk hino warna putih nopol BG8175 DA yang dikendarai korban Zainal Efendi. Truk korban saat itu melintas dengan tujuan ke Baturaja.
Selanjutnya pelaku AG (DPO) langsung menodongkan senpi ke arah korban sehingga korban langsung memberhentikan mobil truk korban kemudian pelaku Renaldi Pinus Aprilian aliasa Yan bersama pelaku Diman, Angga dan Julet langsung mengambil dompet yang berisikan uang senilai Rp400 ribu berikut KTP, ATM atas nama korban serta satu unit handphone merk Nokia senter warna hitam.
Para pelaku langsung melarikan diri ke arah Desa Negeri Agung. Selanjutnya, berbagi uang sebesar Rp80 ribu. Sedangkan handphone milik korban diambil oleh AG. (07)

News Feed