oleh

Melawan, Pelaku Curat Keok Didor

PRABUMULIH – Jajaran Polres Prabumulih tidak segan-segan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku kejahatan di Kota Nanas ini, apalagi hendak kabur dan melawan petugas ketika hendak pengembangan kasus.

Salah satu pelakunya, Irwansyah (33), warga Jalan Arena RT 15/RW 07 Kelurahan Mangga Besar (Manes), Kecamatan Prabumulih Utara.

Dia dihadiah timah panas alias kena dor oleh Tim Opsnal Polres Prabumulih, lantaran mau kabur dan melawan petugas ketika pengembangan kasus curat yang menimpa korbannya Irwansyah (24), warga Jalan Urip Sumoharjo No 25 RT 04 RW 02 Kelurahan Pasar ll, Kecamatan Prabumulih Utara.

Akibat aksi Irwansyah, korban mengalami kerugian sebuah HP Vivo Y95. Korban pun melaporkan pelaku ke Polres Prabumulih dalam LP / B / 17 / I / 2019 / SUMSEL / PBM / RES PBM pada 16 Januari 2019 silam.

Informasi dihimpun koran ini, penangkapan pelaku bemula pada Sabtu lalu (26/1). Mendapatkan informasi keberadaan pelaku, dan tim opsnal pun segera berangkat dan berhasil menangkap pelaku.

Polisi pun hendak mengembangkan kasus ini, namun sayangnya ditengah jalan. Ketika petugas lengah, pelaku melawan dan hendak kabur.

Petugas pun yang sigap, setelah memberikan tembakan peringatan ke atas tiga kali. Agar pelaku yang kabur menyerah, tidak diindahkan. Sehingga, akhir petugas menembak pelaku.

Tepat petugas mengenai betis kanan pelaku, tembakan tersebut membuat pelaku tersungkur dan tidak berkutik. Akhirnya, menyerah dan meminta ampun kepada petugas. Melihat pelaku betis kanannya berdarah, usai didor. Pelaku pun dilarikan ke RSUD Prabumulih untuk mendapatkan tim medis.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH MH membenarkan hal itu. Kata dia, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur. Karena, pelaku Irwansyah melawan petugas ketika pengembangan kasus tindak curat yang dilakukannya.

“Mau kabur dan melawan petugas, pelaku terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas,” jelasnya kepada koran ini, akhir minggu ini.

Akibat tidak pidana curat yang dilakukannya, kata Rahman, pelaku dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang curat. Pelaku sendiri diancam penjara, maksimal 7 tahun.

“Modus yang digunakan pelaku mengambil HP korban melalu jendela, Vivo Y95 yang berada di samping korban ketika sedang tidur di malam hari. Akibat kejadian tersebut, korbannya mengalami kerugian Rp 3 juta,” tandasnya.

Sambungnya, pelaku dan barang bukti sudah diamankan disita polisi. Akunya, kasusnya sendiri terus dikembangkan jajarannya. “Iya, kasusnya masih kita dalami terus. Kalau pelaku ada keterkaitannya dengan kasus pencurian lainnya,” pungkasnya. (03)

News Feed