oleh

Mau Kabur, Resedivis Pembobol Toko Bangunan Didor

PRABUMULIH – Bagi resedivis kambuhan satu ini, keluar masuk penjara tidak membuatnya jera dalam melakukan aksi kejahatannya.

Sebelumnya, hukuman penjara 1 tahun 3 bulan akibat tersandung kasus narkoba, tidak membuatnya jera.

Bahkan, belum lama ini, tersangka, Cecep Fitri Kurniawan (34), warga Jalan Bukit Lebar No 82 RT 03/W 07, Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur terlibat kasus pencurian dan pemberatan alias curat.

Cecep menjadi tersangka pelaku pencurian di Toko Bangunan Sindur Makmur di Jalan Padat Karya RT 11/RW01 Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur pada Jumat (12/7), sekitar pukul 06.30 WIB.

Terungkapnya, kasus ini bermula adanya laporan Hendra Togi (32), pemilik toko bangunan kepada Polsek Prabumulih Timur, tercantum dalam No LP/B/189/VII/2019/SUMSEL/PBM/SEK PBM TMR pada 12 Juli silam.

Berdasarkan laporan itulah, petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. Belakangan, diketahui pelaku atau tersangkanya Cecep. Setelah mengetahui keberadaan tersangka, dan informasinya akurat.

Petugas pun bergerak hingga akhirny Sabtu (13/7), sekitar pukul 14.00 WIB hingga akhirnya mendapati keberadaan tersangka. Namun, ketika ditangkap hendak kabur.

Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur, timah panas harus melekat di kaki kiri tersangka. Usai itu, tersangka dilarikan ke RSUD. Selanjutnya, dibawa ke Mapolsek Prabumulih Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travoltta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Timur AKP Alhadi Ajansyah SH didampingi Kanit Reskirm, Ipda Hendra Jaya membenarkan penangkapan tersangka pembobol toko bangunan tersebut.

“Petugas terpaksa tegas, karena tersangka mau kabur ketika ditangkap. Modus yang digunakan tersangka yakni dengan merusak Ventilasi WC. Setelah itu, tersangka masuk ke dalam toko dan mengambil barang barang berharga milik korban,” terangnya.

Nah, kata dia, pasca kejadian, korban langsung melapor polisi. Petugasnya, berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku Cecep dan kemudian menangkapnya. “Akibat perbuatan itu, tersangka akan dikenakan pasal 363 dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara,” ungkap Alhadi.

Dari ungkap kasus ini, lanjut Kapolsek, berhasil mengamankan alat alat pendukung kejahatan pelaku, Yakni Sepeda Motor Yamaha Xeon merah maron BG 2984 CC, Tas hitam, Martil, Gunting seng, Pahat serta dua buah Tang milik pelaku.

Tak hanya itu, Turut juga diamankan beberapa barang yang dicuri berupa 1 buah waterpas, 5 mata gergaji, 1 gunting seng, Mesin profil modern M 2700 warna biru, 1 rool kabel 2×2,5 warna merah, dan dua buah tang warna kuning hitam dan Silver.

“Lalu, Printer Desjet 1010, 1 mesin sugu modern 2700 biru, mesin gergaji potong mactek MT 583 warna orange, mesin amplas, roli arco warna merah, Kabel 3×25 Warna putih panjang 50 Meter, Kabel 3×1,5 warna putih panjang 45 Meter, Kabel 2×25 warna putih panjang 49 Meter. (03)

Komentar

News Feed