oleh

Mau Diusir, Penghuni Kost Ditemukan Jadi Mayat

-Ringkus-270 views
  • Sempat Cekcok Dengan Pacar

  • Diduga Korban Pembunuhan

 PRABUMULIH – Pemilik Kostan alias Bedeng Pelangi, M Akbar (29) sangat terkejut niatnya mengusir penghuni kostan C4 ketika membuka pintu kostan dengan kunci serep pada Jumat sore (28/2), sekitar pukul 16.00 WIB.

Penghuni kost C4, diketahui bernama Sella alias Yetri Anraini (28), warga Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim sudah ditemukan dalam keadaan membusuk dan terlentang di pinggir tempat tidur kamarnya.

Kejadian yang menimpa perempuan yang berprofesi sebagai pemandu lagu alias LC membuat heboh warga sekitar. Mengetahui kejadian itu, warga langsung memadati lokasi kejadian atau Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Aku nih datang, bukan nak nageh. Tapi, nak ngusir mengontrak 4C. Kareno banyak laporan negatif tentang dio. Memang baru sekitar 2 bulan, tinggal di kostan ini. Ini lah tanggal 28, memang lah lewat waktu bayar kontrakan. Abis Jumat, aku ketok-ketok dan kupanggil katek wong,” ujar Akbar kepada sejumlah awak media, Jumat (28/2).

Begitu membuka pintu kostan menggunakan kunci serep, awalnya tidak curiga. Tetapi, begitu masuk mulai tercium bau tidak sedap seperti bau bangkai.

Setelah mendekati kamar, bau tersebut makin tercium kuat. Alangkah, terkejutnya ia begitu mendapati penghuni kontrakannya sudah jadi mayat dan membusuk terlentang di pinggir tempat tidur.

“Sore aku datang lagi, kupanggel dan kuketok katek wong. Aku buka pakek kunci serep. Pas aku masuk rumah, cak bau bangkai. Makin kuat, dan pas masuk kamar itulah. Ku liat Sella, lah jadi mayat telentang dan busuk. Setengah telanjang,” sebutnya.

Selanjutnya, ia pun menghubungi polisi kenalannya. Dan, disarankan untuk melaporkan ke Ketua RT setempat. Sambil, menunggu datang tidak menganggu TKP.

“Aku telpon kawan aku polisi, disuruhnyo ngabari Pak RT. Langsung aku enjok tau, dak lamo datang dan polisi jugo datang,” akunya.

Sementara itu, tetangga kost korban, Fitri (21), salah satu saksi terakhir tahu korban masih hidup Rabu sore (26/2), sekitar pukul 16.30 WIB.

Diterangkannya, ketika itu ia mendengar di dalam kost Sella tengah ada keributan. Nampaknya, ia tengah ribut dengan sang pacar informasinya diduga sebagai pelaku pembunuhan berinisial AP yang kini tengah diburu pihak kepolisian.

“Waktu aku dengar teriakan dari suara laki-laki. Kubunuh kau, kato Sella kak jadilah aku lah capek,” terang menirukan.

Mengetahui hal itu, ia sempat ber-Wa dengan Ira (22), tetangga kost lainnya yang prihatin dengan suara-suara itu. Dan, akhirnya menghubungi anak pemilik kost, Akbar.

“Aku telpon anak pemilik kost (Akbar, red). Kak kato aku tolong liatin kost Mbak Sella. Pas datang, pintu lah tekunci dak katek apo-apo lagi,” sebutnya.

Lalu, ia pun pergi keluar rumah bersama Ira. Dan, baru pulang magrib ke rumah lagi. “Dak tahunyo, motor Mbak Sella. Lah dak katek lagi, kami peker pegi samo cowoknyo itu,” bebernya.

Ia tidak menyangka, nasib tetangganya begitu tragis. Ditemukan meninggal dan keadaan memprihatinkan, ada dugaan karena dibunuh.

“Cowoknyo itu lah duo kali datang ke sini. Maen ke rumah Mbak Sella ini,” terangnya.

Sementara itu, Ira, tetangga lain mengakui, kalau Sella dan sang pacar dirinya kurang mengenal sudah ada sejak pagi.

Bahkan, pada Rabu siang, Sempat mengajak dirinya dan Fitri makan keluar. Tetapi, karena, mereka memasak dan menolak tawaran tersebut.

“Caknyo dibunuh pacarnya, aku dak kenal samo pacarnya itu. Cirinyo, gendut item, sekitar tingginyo 160 CM, pakai kaos abu-abu, celanonyo aku lupo. Motor Yamaha Mio M3 warna putih biru dibawah lari pacarnyo itu. Caknyo, abis bunuh dikunci dari luar. Terakhir ketemu, Rabu (26/2) itulah. Mbak Sella masih hidup,” ujarnya singkat.

Informasi beredar di lapangan, Sella diduga sengaja dibunuh sang pacar, AP merupakan warga Lampung. Diduga, karena cemburu janda beranak satu ini memiliki Pria Idaman Lain (PIL).

“Katonyo, pacarnyo itu wong Lampung. Anak korban sering komunikasi dengan dio,” tambahnya.

Ketua RT 01 RW 01, Buyung mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warganya mendatangi lokasi TKP.

“Pas dicek, memang benar. Korban ditemukan meninggal di dalam kamarnya. Sudah dalam keadaan membusuk, diduga sudah beberapa hari meninggal,” terangnya.

Selanjutnya, kejadian itu dikordinasikannya kepada pihak kepolisian. Tak lama datang ke lokasi kejadian, memasang police line. Mengevakuasi jenazah dan mengambil keterangan saksi serta olah TKP.

Setelah dilakukan evakuasi, jenazah langsung dibawah ke RSUD untuk dilakukan visum et repertum tentang penyebab kematian korban. Selain itu, jasad korban bakal diotopsi dan telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kasatrekrim, AKP Abdul Rahman SH MH didampingi Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Ajansyah SH membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut.

“Belum tahu penyebabnya apa, kasusnya masih dalam tahap lidik. Olah TKP sudah kita lakukan dan saksi-saksi sudah kita ambil keterangannya. Jasad korban sudah dibawah ke RSUD untuk visum,” akunya.

Masih kata dia, pihaknya belum mau berspekulasi terkait dugaan pembunuhan menimpa korban, dan juga soal dugaan tanda-tanda kekerasan. “Belum tahu soal itu, yang jelas informasi kita terima korban bekerja sebagai LC (Pemandu Lagu),” pungkasnya. (03)

Sella Semasa Hidup

Dikenal Baik dan Ramah

 Sella terbilang baru sekitar dua bulan menekuni profesinya sebagai LC alias pemandu lagu. Hal itu diungkap salah satu rekannya sebut saja Ayu. Sella ini, kata dia, LC freelance, tidak menetap satu karaoke saja.

“Anaknya baik kok, ramah dan memang tergolong anak baru ngejob jadi LC,” jelasnya.

Ia pun terkejut, mendapatkan kabar kalau Sella sudah ditemukan membusuk di kostannya. “Kabarnya diduga dibunuh pacarnya. Tapi belum jelas, masih diselidiki polisi,” terangnya.

Pantauan koran ini, Jumat lalu teman seprofesi korban tampak ramai memadati kostnnya di Kostan Pelangi III di Jalan Murai III RT 01/RW 03 Kelurahan GIB, Kecamatan Prabumulih Timur.

Sementara itu, sahabat karib korban yang tidak mau disebutkan namanya menerangkan, kalau Sella punya pacar namanya AP orang Lampung. “Memang beberapa kali ke Prabumulih mengunjungi Sella. Tetapi, tidak tahu kalau dia (AP, red) pelakunya,” ucapnya.

Lanjutnya, selama dikenalnya, juga seorang LC, Sella anaknya baik dan mudah bergaul dan cepat akrab sesama profesi pemandu lagu. “Kasian sama anaknya, karena ibunya meninggal tragis,” ucapnya prihatin. (03)

Komentar

News Feed