oleh

Mati Lampu, Aktivitas Belajar Terganggu

PADAT KARYA – Listrik adalah salah satu sumber semua aktivitas dalam kehidupan, karena itu jika alisan listrik terhenti, banyak aktivitas yang terpaksa harus terhenti karena tidak bisa dilaksanakan. Hal ini seperti yang terjadi Kamis (25/7), saat area Kelurahan Gunung ibul kecamatan Prabumulih Timur mari lampu dari pagi hingga sore.

Tanpa mendapatkan informasi tentang mati lampu dari PLN, sehingga puluhan siswa Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Widya tidak bisa belajar. Karena tidak mendapat informasi mati lampu, mereka tetap hadir kelokasi belajar dan harus kecewa karena kehadiran sia sia. Sedangkan semua proses pembelajaran jurusan komputer semuanya menggunakan tenaga listrik.

“Mati lampu sudah terjadi Sejak pagi Ditunggu sampai siang masih mati, sehingga para siswa tidak belajar padahal sudah hampir karena tidak ada pemberitahuan dari pihak PLN bahwasanya hari ini akan mati lampu,”Kata Pengelola LKP Widya, Elyanti SPd kemarin.

Menurut Elly karena para siswa sudah hadir dan tidak belajar, sehingga jadwal belajar direncanakan akan dialihkan ke hari lain. Meski sebenarnya pihak Lembaga yang dirugikan. “Yang penting kita tidak merugikan siswa, kita terpaksa pindahkan hari berikutnya,”jelasnya.

Lebih jauh Ibu satu anak ini mengatakan jika memang tidak ada informasi hingga pukul 15.00 sore hari, maka para siswa akan dibubarkan dan digantikan pada saat jadwal lain dan dialihkan ke ruang kelas lain.

“Bagaimana mau belajar, semua ruangan gelap dan panas. Kita berharap kedepan pihak PLN memberikan informasi sebelum memutuskan sambungan listrik, sehingga kita bisa mengantisipasi atau menginformasikan pada siswa agar tidak hadir dengan kecewa karena tidak bisa belajar,”harapnya

Sementara pantauan koran ini para siswa tetap menunggu di depan kantor LKP Widya hingga sore hari. Mereka tetap bertahan sambil bercengkrama bersama teman, dengan harapan bisa belajar meski baru mulai dari sore hari.

Hari ini ada dua jadwal masuk siswa jam lagi dan siang, namun karena mati lampu sehingga kedua kelas tidak ada yang belajar. “Kalo Ado pemberitahuan, ngapoin nak datang kalau Idak nak belajar. Kami datang karena berharap akan mengikuti proses belajar mengajar,”celetuk salah seorang siswa kursus di LKP Widya.

Komentar

News Feed