oleh

Materai Rp 10 Ribu Belum Dijual

Permintaan Materai Lama Melonjak

PRABUMULIH – Terhitung 1 Januari 2021, pemerintah sudah memberlakukan tarif materai Rp 10 ribu. Hal itu, menindaklanjuti Undang-undang bea materai nomor 10 tahun 2020 yang telah disahkan.

Nah, meski tarif bea materai Rp 10 ribu sudah mulai berlaku. Namun, untuk materai dengan harga Rp 10 ribu kini belum diperjual belikan dan belum tersedia di kantor pos.

“Untuk sementara masih berlaku materai yang lama, yakni yang Rp 6 ribu dan Rp 3 ribu,” kata Kepala Kantor Pos Cabang Prabumulih Alvicky Hidayat SE dibincangi, Rabu (13/1/2021) di ruang kerjanya.

Pria yang sebelumnya tugas di Lampung ini menuturkan, dengan pemberlakuan tarif bea materai 10 ribu. Maka untuk penggunaannya materai bisa dikombinasikan. “Sementara yang Rp 10 ribu belum jual, sehingga masih pakai materai lama. Caranya, bisa pakai yang 6 ribu dan 3 ribu. Atau yang 6 ribu dan 6 ribu. Dan yang materai 3 ribu 3 lembar. Minimal nominalnya 9 ribu,” ujarnya seraya mengatakan sudah banyak masyarakat yang mempertanyakan keberadaan materai Rp 10 ribu.

penjumlahan materai

Disampaikan Alvicky, terkait penjualan materai Rp 10 ribu. Pihaknya masih menunggu intruksi dari pusat. “Kita sifatnya menunggu, karena kita tidak boleh menjual tanpa ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK), tanpa ada legalnya,” ucapnya seraya mengungkapkan kantor pos juga tak bisa merilis bentuk materai Rp 10 ribu tersebut.

Lebih lanjut ia menyampaikannya, dengan penggunaan materai yang sudah berlaku Rp 10 ribu. Secara otomatis permintaan akan materai di kantor pos melonjak. “Karenakan yang selama ini hanya 1 materai, sekarang harus pakai 2 atau 3 materai. Jadi otomatis ada kenaikan permintaan,” lanjutnya.

Meski permintaan meningkat, namun ia menyakini stok materai yang ada di kantor pos cukup. “Cukup sampai nanti putusan 10 ribu resmi dijual,” tukasnya.

Sepriani salah satu penjual materai mengaku, sementara ini belum berburu materai yang Rp 3 ribu. “Masih stok jual yang 6 ribu, lagian belum ado jugo yang tanyo tanyo materai atau beli. Mungkin nanti, di akhir Januari barulah nak stok. Karena pasti itu nanti dicari,” katanya yang sudah mengetahui kenaikan tarif materai menjadi Rp 10 ribu. (08)

Komentar

News Feed