oleh

Masyarakat Tidak Sanggup Swadaya

-Sumsel-88 views

PRABUMULIH – Pembangunan masjid di Kota Nanas terus menjadi perhatian Pemerintah kota (Pemkot), untuk dibantu pembiayaannya. Seperti Jumat 5/7, kemarin, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyempatkan diri meninjau pembangunan Masjid Hidayatullah di Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur.

Rencananya, memang masjid tersebut dibangun dari swadaya masyarakat. Tetapi, belakangan orang nomor satu di kota ini berinisiatif membangunnya dengan biaya APBD, jika masyarakat tidak mampu penyelesaian pembangunannya.

Ayah tiga anak ini meminta Dinas PUPR, untuk menganggarkan pembangunannya pada APBD Perubahan 2019 untuk tahap pertama.

“Kunjungan kita ini, hanya spontanitas. Tahu, masyarakat swadaya membangun masjid. Kalau masyarakat, tidak mampu menyelesaikannya pemkot siap membantu. Apalagi, ini ladang ibadah bagi masyarakat. Makanya, kita minta Dinas PUPR menganggarkan dana pembangunan tahap pertama lewat ABT tahun ini. Pembangunan masjid memang tanggung jawab pemerintah,” sebut Ridho, sapaan akrabnya, Jumat, 5/7.

Kata dia, kalau sudah masuk ABT. Jelasnya, pembangunannya bisa mulai dilakukan. Dan, perampungannya kembali masuk APBD Induk 2020. “Kita optimis, pada 2020 selesai pembangunannya. Masjid Hidayatullah ini, bisa segera difungsikan masyarakat sekitar,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Pembangunan Masjid, Yasman, Kamis sore menyebutkan, sempat kaget kehadiran Wako Prabumulih. Ia dan masyarakat, bersyukur karena adanya perhatian dan kepedulian Pemkot, khususnya pembangunan rumah ibadah di Bumi Seinggok Sepemuyian ini.

“Terima kasih bantuannya, awalnya memang kita bangun swadaya, sehingga masjid ini bisa dibangun Pemkot. Harapannya, pembangunan masjid yang baru dilakukan peletakan batu pertama ini cepat selesai,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed