oleh

Marak Oknum Minta Sumbangan untuk Masjid

-Kecamatan-14 views

PRABUMULIH – Oknum peminta sumbangan, yang mengatasnamakan Masjid masih marak di Kota Prabumulih.

Padahal, meminta sumbangan dengan membawa kotak amal di Kota Prabumulih tak lagi dibenarkan. “Masih sering, bapak-bapak keliling bawa kotak amal. Bawa bet namo, bawa surat seolah-olah itu resmi dari Masjid,” kata Saputra warga Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur.

Sepri warga lainnya mengatakan, tak jarang oknum yang membawa kotak amal tersebut mengatasnamakan Masjid yang ada di Kota Prabumulih. “Tapi kadang kito ragu, iyolah bukan. Kadang yang cak itu, kito dak kasih,” ucapnya.

Bahkan kata dia, pernah suatu ketika ada oknum yang mengaku terpaksa menjalani “profesi” sebagai peminta sumbangan dengan membawa kotak amal lantaran terdesak ekonomi. “Jadi kadnag kito lebih selektif nak ngasih bantuan, lihat-lihat mano yang layak dibantu,” tuturnya.

Wakil Wali Kota H Andriansyah Fikri SH, diminta tanggapan terkait maraknya peminta sumbangan “menjual” nama Masjid mengaku oknum tersebut bukanlah dari Masjid yang ada di Prabumulih. “Prinsipnya kalau Prabumulih tidak ada, tapi yang mereka bawa itu Masjid dari luar Prabumulih. Bahkan dari Lampung, dan Jambi. Karena kalau kita lihat namanya bukan Masjid Prabumulih,” kata Fikri.

Disampaikan wawako, terkait hal itu masyarakat harus lebih bijak menilai. “Silahkan masyarakatlah yang menilai. Karena kita berfikr, tidak mungkinlah mereka jauh-jauh dari Lampung dan sebagainya dengan adanya kop surat dan sebagainya. Tapi kalau kita menuduh menebak mereka kan tidak bagus juga. Jangan sampai kita ngasih lah idak, kita ini (berfikir negatif,red) pulo. Jadi kalau memang yakin, lillahitahalalah nak sampai payu idak sudah,” jelasnya.

Disinggung apakah ada rencana untuk penertiban? Menurut suami Hj Reni Indayani Fikri SKM ini, untuk penertiban merupakan kewenangan wali kota. “Sampai saat ini belum ada, itu kewenangan beliau, kebijakan pak wali masalah itu,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed