oleh

Maksa Keluar RSUD, Sriono Jalan Ngesot

PRABUMULIH – Kejadian menghebohkan terjadi di depan Citimall, Minggu sore (11/2), sekitar pukul 17.30 WIB. Sriono (32), warga Dusun Sukajadi Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh memaksa keluar RSUD dengan kondisi sempoyong dengan jalan ngesot.

Meski sempat dilarang dan dirayu oleh perawat, ia tetap kekeuh keluar RSUD. Tentunya dengan pengawalan Sekuriti RSUD tersebut, dan kondisinya dalam keadaan kurang sehat.

Sebelumnya, informasi dihimpun koran ini Sriono sempat berangkat dari Aceh hendak menuju Depok dengan menumpang truk. Namun diperjalanan melintasi Kota Prabumulih, ia mendadak sakit mengeluh sesak nafas.

Dan, oleh mobil ditumpanginya kemarin pagi. Ia diantarkan ke RSUD, untuk mendapatkan perawatan. Sempat masuk UGD, dan akhirnya dirawat di ruang kelas III Jaminan.

“Pasien ini dianter mobil truk yang ditumpanginya masuk UGD, kondisinya sesak nafas. Dan, akhirnya oleh dokter jaga dirawat di ruangan kelas III Jaminan,” ujar Darmadi, salah satu petugas Sekuriti RSUD dibincangi koran ini, kemarin.

Ia menuturkan, pas keluar ruangan Sriono melepas sendiri impusnya. Karena, menolak untuk dirawat di ruangan tersebut. Akhirnya, ia bersama rekannya mengawal Sriono keluar.

“Usai keluar ruangan, dibantu pun pasien tersebut menolak dan marah-marah. Hingga, akhirnya kita kawan hingga keluar RSUD berjalan ngesot,” ceritanya.

Hingga, akhirnya berhasil keluar pintu keluar sambil membawa tas berjalan ngesot. Dan, sempat menjadi perhatian warga hingga akhirnya melaporkan ke Babinkamtibmas Polres Prabumulih.

Tak lama, Babinkamtimbas Kelurahan Gunung Ibul, Brigpol Asal bersama Babinsa Koramil Prabumulih, Kopda I Daulay datang menemui Sriono yang masih berjalan ngesot di Jalan Lingkar Timur tersebut.

“Kita dapat laporan dari warga, langsung datang ke sini. Pasien RSUD tersebut sempat kita tanyai, dan mengaku dari Aceh hendak ke Depok. Sempat kita bujuk, untuk tetap dirawat tetapi ia menolak,” ujarnya.

Bahkan, ia memaksa minta dinaikan ke mobil untuk menuju RSUD Muara Enim. Karena, kemauannya sendiri akhirnya dikabulkan dan oleh pihaknya diantar menumpang mobil tujuan Muara Enim.

“Sebelum pergi, ia sempat diberikan makan oleh warga. Kita juga tidak bisa memaksa. Dan, akhirnya memenuhi keinginan Sriono untuk menuju Muara Enim,” tandasnya.

Terpisah, Sriono sempat dibincangi koran ini mengaku, ia sedang sakit keras dan harus tiba di Depok Sabtu mendatang karena hendak operasi jantung. Ia mengatakan, berangkat dari Aceh beberapa hari lalu menumpang mobil truk.

Dan, ia mengatakan, sempat mengalami sesak napas ketika menumpang mobil truk hingga diantarkan ke RSUD.

“Saya sudah bilang sama dokter, minta dirawat jalan saja. Tetapi, malah dirawat dan saya sudah minta pulang tapi tidak boleh. Hingga akhirnya, saya maksa keluar sendiri,” ucapnya.

Kata dia, dirinya tak mau dirawat di RSUD lantaran dikira orang tidak waras. Sehingga, ia memilih untuk berangkat ke RSUD Muara Enim. Dan, ia mengaku, pernah berobat di sana. Bahkan, dirujuk hingga ke Depok untuk operasi.

“Tidak mau, masuk rumah sakit itu. Saya mau ke Muara Enim saja, berobat di RSUD sana. Nanti, saya bisa diantar ke Depok,” ucapnya. (03)

News Feed