oleh

Lobi Gubernur, Agar Proyek Pusat Bisa Terealisasi

Usul Rp 200 Miliar Bangub

PALEMBANG – Sejumlah proyek pembangunan infra struktur bantuan dari Pemerintah pusat, rencananya bakal dibangun di Kota Nanas ini.

Diantaranya pembangunan UPT Pusat Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Kelur Tol (Exit Tol), Kampus PEM AKAMIGA, Fly Over Patuh Galung serta Balai Benih Ikan (BBI).

Untuk itu, secara khusus Walikota (Wako) Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mencari dukungan dengan melobi Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru SH MM agar proyek pembangunan infrastruktur menggunakan dana APBN tersebut bisa terealisasi di Bumi Seinggok Sepemuyian ini.

“Kami meminta dukungan moral Pak Gubernur, agar bisa mendorong pemerintah pusat untuk merealisasikan program pembangunan infrastruktur buang dibiayai pusat,” ujar Ridho, sapaan akrab ketika dibincangi usai Paparan dengan Gubernur Sumsel terkait Pembangunan Infrastruktur Kota Prabumulih di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Selasa sore (16/2/2021).

Ridho mengatakan, mencari pendanaan dari berbagai sumber, baik APBN maupun APBD Provinsi, merupakan salah satu cara Pemkot Prabumulih untuk mensiasati kecilnya APBD Kota Prabumulih. “Lobi-lobi kita di berbagai Kementerian membuahkan hasil. Alhamdulillah, banyak pembangunan infrastruktur dibiayai dari pusat. Kami harap ada dorongan dari Pemprov. Seperti jika ada kunjungan ke Kementerian agar bisa disampaikan realisasinya,” katanya.

Ridho menjelaskan, selain minta dukungan pusat, pihaknya juga meminta dukungan dana melalui Bantuan Keuangan Gubernur (Bangub). Tak tanggung, besaran dana diajukan lebih dari Rp 200 miliar. Dana tersebut untuk pembangunan sejumlah infrastruktur jalan dan normalisasi Sungai Kelekar yang ada di wilayah tersebut.

“Kami juga mengajukan dana bantuan untuk pembangunan jalan dan normalisasi sungai sebesar Rp 200 miliar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, situasi Pandemi Covid-19 cukup memberikan pengaruh besar terhadap pembangunan infrastruktur yang ada di daerahnya. Sebab, sebagian besar pendanaan harus dialihkan untuk penanganan Covid-19. Hanya saja, pemerintah terus berupaya agar program pembangunan bisa terus berjalan dengan mengupayakan pendanaan dari berbagai sumber.

“Harapannya usulan kami ini bisa terealisasi karena pembangunan infrastruktur yang diusulkan mendesak untuk dilakukan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (03/ril)

Komentar

News Feed