oleh

Lestarikan Permainan Tradisional

-Pendidikan-266 views

MUARA SUNGAI – Dalam kegiatan pertemuan antar kelas atau (class meeting) menjelang libur kenaikan kelas, SMPN 6 Prabumulih gelar berbagai kegiatan tradisional seperti Selodor yang dilakukan empat cabang serta tarik tambang yang diikuti oleh seluruh perwakilan antar kelas.

Hal ini dilakukan dengan tujuan mempertahankan permainan tradisional khas Indonesia yang sudah jarang dimainkan oleh anak anak zaman now karena sudah lebih asyik main dagdet. Padahal sangat banyak manfaatnya dari permainan ini.

Hal ini seperti dituturkan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Prabumulih, Fickri SIP MM. menurut pria ini beberapa manfaat dari main gobak sodor yaitu melatih kekompakan, melatih manajemen kepemimpinan, strategi pertahanan dan tentunya dapat melatih konsentrasi para pemain saat berperan dalam permainan ini.

“Karena banyak manfaat dari permainan ini untuk itu kita mengajak para siswa agar lebih berkonsentrasi dan lebih kompak. Selain itu melalui kegiatan class meeting ini kita berharap kegiatan khas Indonesia ini tetap menjadi budaya anak bangsa yang tidak tergerus dimakan waktu,”harapnya.

Hal sama dituturkan oleh Waka Humas SMP Negeri 6 Prabumulih, Ilham Syamsudin SPd. guru bahasa Indonesia SMP Negeri 6 Prabumulih ini menambahkan, Sama halnya dengan main gobak sodor tarik tambang juga melatih kekompakan dan konsentrasi anak berkompetisi.

“Meski kesannya bermain-main dan bersenan aenang, namun ikut lomba tarik tambang ini juga membutuhkan tenaga dan konsentrasi yang tinggi untuk muncul sebagai pemenang. Hal ini perlu dikuasai oleh para siswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa,”tambahnya.

Ilham juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan class meeting ini harus diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 dan 8 agar dapat saling mengenal lebih akrab lagi. “Jangan cuma kenal dengan kawan satu kelas saham kita juga perlu kenal dengan teman kelas lain dalam keluarga SMPN 6 Prabumulih,”katanya.

Lebih jauh Ilham menambahkan agar para siswa yang mengikuti kegiatan class meeting dapat dengan sungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini agar dapat berpartisipasi melestarikan permainan tradisional bangsa Indonesia. Apalagi pelaksanaan class meeting ini dilakukan sebagai masa-masa pencerahan para siswa setelah mengikuti rangkaian kegiatan penilaian akhir semester (PAS) kenaikan kelas tahun 2019.

“Masa class meeting juga merupakan masa masa melepas penat para siswa telah mengikuti rangkaian penilaian akhir semester. Mudahan mudahan para siswa semuanya naik kelas dengan nilai yang memuaskan,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed