oleh

Lega Bisa Huni Rumah Baru

PRABUMULIH – Cita-cita Parman (57), warga jalan Bukit Lebar Gang Palem RT 5/RW 4 Prabusari, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan menghuni rumah beton akhirnya terwujud.

Pembangunan rumahnya yang dibangun oleh Kodim 0404/ME melalui Koramil 404-02/Prabumulih telah selesai, dan sudah diserahkan kepada dirinya. Sehingga, sudah bisa dihuni dan ditempati bersama keluarganya.

“Mau bangun sendiri dari mana dek, saya ini buruh kasar. Kalau sedang kerja yah dapat uang, kalau tidak kerja yah tidak dapat. Makanya, bersyukur sekali punya rumah beton dan berlantai keramik. Seperti rumah orang pada umumnya,” ucapnya kepada koran ini, kemarin (1/3) di sela-sela serah terima rumah tersebut.

Ia mengatakan, bak durian runtuh mendapatkan rezeki melihat rumahnya selesai dibangun. Dan, ternyata bangunannya jauh lebih bagus dan layak dari rumah yang dihuninya dahulu.

“Bukan hanya rumah yang dibangunkan gratis, listrik pun juga telah dipasang. Saya dan keluarga, tinggal masuk dan menghuni rumah tersebut,” jelasnya.

Terpisah, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0404/ME, Mayor Inf Sutomo didampingi Danramil 404-02/Prabumulih, Kapten Inf Agus Sanjaya menerangkan, pembangunan rumah Parman menelan waktu sekitar 1 bulan. Sejak diletakkan batu pertama pada awal Januari lalu, dan pihaknya bersyukur akhir Parman bisa segera menerima rumah yang dibangun pihaknya.

“Ini program unggulan Kodim 0404/ME, bedah rumah warga tidak layak huni. Minimal setahun 1 rumah yang kita bangun, untuk membantu warga kurang mampu atau miskin memiliki rumah yang layak. Tahun ini, pembangunan akan berlanjut pada Oktober mendatang untuk di lingkungan Koramil 404-02/Prabumulih. Di Prabumulih sudah tiga rumah dibedah,” ujarnya.

Sambungnya, pembangunan rumah ini tidak hanya bersumber dari dana sumbangan personel di jajarannya. Tetapi juga, berasal dari sejumlah donatur yang ikut menyukseskan pembangunan rumah warga tersebut.

“Kita sangat berterima kasih kepada semua pihak, telah membantu menyukseskan pembangunan rumah Parman ini. Sehingga, bisa berdiri dengan tegak seperti ini,” tandasnya.

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota (Wako), H Richard Cahyadi AP MSi mengatakan, pihaknya mengapresiasi dengan anggaran yang minim masih tetap berbuat. Dan, program tersebut bisa terus dilanjutkan, untuk membantu warga yang kurang mampu.

“Ini pelajaran bagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah), meski dengan keterbatasan tetap bisa peduli dan membantu. Dan, ini harus menjadi contoh bagi OPD,” pesannya.

Sambungnya, ketimbang senam setiap minggu di lapangan Prabu Jaya (PJ). Dan, menghabiskan dana Rp 15 juta perminggu yang dikeluarkan OPD untuk kegiatan dan menyawer. Menurutnya, alangkah baiknya dibangunkan rumah bagi warga kurang mampu.

“Menyawer tersebut itu tidak mendidik masyarakat, makanya kita hapus senam setiap minggunya. Jauh lebih bermanfaat dan sangat dirasakan penerimanya, jika dibangun rumah bagi warga kurang mampu. Kalau sudah dua minggu, artinya sudah satu rumah bisa dibangun. Kita harus berpikir maju untuk kepentingan masyarakat. Dan, kita harapkan program ini bisa terus dilanjutkan,” tandasnya. (03)

News Feed