oleh

Lebih Variatif dan Lebih Berwarna

PRABUMULIH – Berbeda dengan gerak jalan pelajar. Gerak jalan umum alias organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terlihat lebih variatif dan menghibur serta berwarna ketika dilepas Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM bersama muspida di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Walikota (Wako), Rabu (14/8). Apalagi, gerakan yang ditunjukkan oleh tim gerak jalan ini bervariasi dan relatif kocak, sehingga membuat orang terhibur melihatnya. Kali ini, sebanyak 236 tim terlibat dalam gerak jalan umum. Rutenya, dimulai dari Pendopoan Rumdin Wako dan finish di Simpang Tugu Serangan Balas.

Wako, Ir H Ridho Yahya MM menerangkan, kalau lewat gerak jalan ini, secara tidak langsung bentuk penghargaan kepada para pejuang. “Kita kan tinggal mengisi saja, lebih mudah. Dahulu, pejuang hingga dikencingi untuk memerdekaan tanah air ini. Khususnya, Prabumulih ini,” terang Ridho, sapaan akrabnya kemarin di sela-sela melepas gerak jalan umum tersebut. Sambungnya, Prabumulih sudah berumur 18 tahun. Menurutnya, pembangunan sudah cukup pesat dan maju. “Kita yakin melihat perkembangan kota ini, 5-10 tahun lagi Prabumulih bakal lebih maju lagi perkembangannya,” tukas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Kembali dirinya menekankan, kalau displin kunci kesuksesan. Tanpa kedisplinan, tidak akan diraih apapun. “Makanya, perlu tanggung jawab dan konsekuen seperti ditunjukan pemerintahan kita selama ini. Terus berupaya membangun dan memajukan kota ini. Ke depan, pelaksanaan gerak jalan baik umum dan pelajar harus lebih meriah lagi,” harap ayah tiga anak ini. Politisi Partai Golongan Karya (Golkar), meminta peserta gerak jalan yang kelelahan segera minggir. Dan jangan dipaksakan karena bisa membahayakan diri sendiri. “Kalau tidak mampu, yah sebaiknya mundur. Jangan memaksakan diri,” tambahnya.

Menurutnya slogan melayani bukan zamannya lagi, melayani harus diiringi perbuatan. “Tidak hanya ucapan saja, seperti ditunjukkan kita dan Polres Prabumulih. Melayani dengan hati dan ikhlas, agar masyarakat puas,” pungkasnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Kusron SPd MSi menerangkan, sebanyak 236 tim dari OPD dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot). “Jurinya masih dari TNI-Polri, dan juga Disdikbud. Penilaian meliputi; kelompok, kerapian, keseragaman, dan keutuhan peserta,” akunya. Lanjutnya, lewat gerak jalan umum. Dalam rangka menumbuhkan jiwa patriotisme dan cinta tanah air, sebagai bentuk penghargaan kepada pejuang merebut kemerdekaan. “Tim terbaiklah, jelas pasti menang pada gerak jalan umum ini,” jelasnya. (03)

Komentar

News Feed