oleh

Layani Tujuh Trayek

-Kecamatan-282 views

PRABUMULIH – Tak hanya menuai kontra, rencana pemerintah kota (pemkot) Prabumulih mengoperasionalkan 2 unit bus angkutan umum perkotaan bantuan dirjen perhubungan darat juga banyak mendapat dukungan.
Apalagi jika tidak berhalangan, ditahun ini bus yang masih dalam proses penerbitan plat tersebut direncanakan akan beroperasi. “Masih belum ada plat, untuk oeprasinya kemana kita sudah menyiapkan 7 trayek, tapi itu akan dilihat nantinya yang mana akan dipilih dan tergantung pak Wali,” kata Kepala Dinas Perhubungan Drs H Syarifuddin AK MM, kemarin.
Adapun trayek yang disiapkan tersebut diprioritaskan untuk lokasi yang jauh dari jangkauan dan minim angkutan. “Seperti Jungai, Payuputat, Karya Mulya, Cambai,” ucapnya.
Nah, sejumlah masyarakat khususnya yang masuk dalam usulan trayek berharap agar bus angkutan segera beroperasi. “Kami warga RKT yang jauh dari kota kalau ado angkutan ado kemudahan sebab selamo ini nak keluar cumo ngandalkan motor,” ucap Darmin warga Desa Jungai.
Jika tak ada motor ucap dia, warga terkadang harus menumpang dikendaraan angkutan atau travel yang melintas dari Baturaja. “Ongkosnyo jugo lumayan mahal, kalau bus dewek kami raso idak semahal itu,” jelasnya.
Namun dibalik keinginan agar angkutan kota segera dioperasikan, justru menuai kontra atau penolakan. Penolakan tersebut kebanyakan disampaikan oleh sejumlah sopir angkutan, dimana dikhawatirkan dengan beroperasinya bus tersebut keberadaan mereka akan tersisihkan karena kalah bersaing.
“Sekarang bae oleh ado BRT, AKDP lah agak tersingkir, kami kagek makitu jugo. Kami harap difikirkan lagi sebab kalu memang jadi, penumpang pasti lebih memilih naik bus daripada naik angkot kami ini karena kalah bagusnya,” ungkap salah satu sopir angkutan Yudi. (05)
BUS: Dua unit bus yang akan dioperasikan untuk melayani tujuh trayek yang direncanakan.
Photo: dok/prabupos

News Feed