oleh

Latihan Terpisah Hingga Mahir Baru Disatukan

KEMANG TANDUK – Pemain Marching Band SMP Negeri 11 Prabumulih mulai latihan, mereka adalah para siswa kelas 7 yang baru saja bergabung dalam organisasi ekstrakurikuler di sekolah. Dalam pelaksanaan latihan 2 jenis alat musik di marching band dilakukan secara terpisah.

“Dalam marching band itu adalah paduan suara dari dua jenis alat musik, yaitu pianika dan perkusi. Nah dalam perkusi tersebut ada yang namanya baa, belira, senar dan lainnya selain pianika itu namanya perkusi,” kata Pembina Marching band SMPN 11 Yogi Anggara SPd yang didampingi Pembina lainya Feri Helmiana SPd.

Usai pelatihan siswa khusus pemain pianika, maka tim lain akan mengikuti latihan penggunaan perkusi untuk beberapa lagu yang ditentukan dari pihak sekolah. Setelah semuanya mahir maka akan dipadukan untuk latihan di lapangan secara keseluruhan.

“Paduan dari perkusi dan pianika itu namanya marchingband namun sebelum kita satukan dan kita latihan di lapangan maka terlebih dahulu kita harus melatih para siswa untuk menguasai memainkan pianika dan perkusi di dalam ruangan,”tambahnya.

Sementara, pantauan koran ini SMP Negeri 11 Prabumulih yang baru saja mendapatkan penghargaan sebagai sekolah adiwiyata Mandala tingkat Provinsi Sumatera Selatan ini, juga sudah menjadi salah satu sekolah SMP yang sudah berani melaksanakan ujian nasional berbasis komputer secara mandiri meskipun berada di jauh dari keramaian Kota Prabumulih.

“Insya Allah dengan kerjasama antar keluarga besar sekolah kita berharap dapat mengikuti perkembangan dunia pendidikan di luar sana kita juga berharap agar prestasi para siswa dapat ditingkatkan baik di bidang akademik maupun non akademik,”tambah Rusnita SPd yang didampingi guru lainnya, Adinda rahmyani SPd.(05)

Komentar

News Feed