oleh

Lapor Pura-pura Dibegal, Dea Tebuang Nganggur

PRABUMULIH – Entah apa yang ada dipikiran Dea Rosalina (19), warga Dusun II Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) hingga ia nekat mengibuli polisi dengan membuat laporan palsu pura-pura dibegal.

Dan, akhirnya wanita cantik berjiblab ini tebuang nganggur guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ia ringkus Tim Taring Macan Unit Reskrim Polsek Prabumulihvm Barat pada Jumat lalu (21/5/2021), sekitar pukul 16.30  di Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan.

Informasi dihimpun awak media, pada Jumat lalu kejadian bermula Dea datang ke SPK Polsek Prabumulih Barat untuk melaporkan aksi pembegalan terhadapnya terjadi di Jalan Veteran 2 Gorong-Gorong PT KAI Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara pada 17 Mei 2021, sekitar pukul 09.50 WIB. Laporannya tercantum dalam LP/A/02/V/2021/SUMSEL/PBM/SEK PBM BRT. Mengakibatkan dirinya kehilangan sepeda motor Yamaha Jupiter z warna hitam bernopol BG 2846 CD.

Lalu, petugas SPK dan Tim Taring Macan Unit Rekrim Polsek Prabumulih Barat melakukan olah TKP dan melakukan intrograsi terhadap sejumlah saksi.

Dan diperoleh sejumlah kejanggalan dari keterangan korban. Dan, petugas memastikan lagi kepada korban apakah pembegalan dilakukan dua orang memang terjadi, mengakibatkan dirinya kehilangan sepeda motor.

Setelah melakukan penyelidikan mendalam, akhirnya disimpulkan kalau aksi pembegalan dilaporkan korban hanya akal-akalan saja. Sehingga, akhirnya polisi meringkus korban hingga ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah diintograsi mendalam, akhirnya Dea mengakui perbuatannya. Dan polisi menjeratnya dengan Pasal 242 KUHP tentang laporan palsu.

“Tersangka Dea sendiri sudah diamankan petugas dan dijebloskan ke penjara,” beber Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Suryadi SIP MSi didampingi Kanit Reskrim, Ipda Darmawan SH, akhir minggu ini.

Lanjutnya, tersangka sendiri masih intensif diperiksa penyidik. “Ancamannya 7 tahun penjara. Jika terbukti, tersangka bakal lama mendekam di penjara. Barang bukti sepeda motor dibegal sudah kita sita memperkuat laporan palsu tersangka juga korban,” tutupnya. (03)

Komentar

News Feed