oleh

Lagi Isi BBM , Avanza Terbakar

-Ringkus-250 views

PRABUMULIH – Mobil jenis Toyota Avanza Silver BG 1206 DI tiba-tiba meledak dan terbakar saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Lingkar Kelurahan Muara Dua, Prabumulih Timur, kemarin petang (6/12).
Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja, kondisi mobil hangus. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul16.30 WIB tepat di SPBU tersebut mulai ramai dipenuhi kendaraan bermotor lainnya yang sedang antre BBM. Tak pelak, warga yang berada di dekat lokasi kejadian spontan menjauh.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran di lokasi SPBU tersebut. Hanya saja, mobil yang disupiri oleh Riyan Hidayat (23) pria yang tercatat sebagai warga Dusun 4 Desa Jiwa Baru Kecamatan Lubai, Muara Enim itu hangus terbakar. Bahkan, akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian material sekitar satusan juta rupiah.
Belum diketahui secara pasti penyebab meledak dan terbakarnya mobil itu. Hingga malam kemarin, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab insiden kebakaran itu terjadi dan masih memintai keterangan dari sejumlah saksi matanya di lokasi TKP tersebut. Namun, dugaan sementara polisi, sumber api itu berasal dari menguatnya gelombang elektromagnetik dari sinyal handphone disaat pengisian BBM ke tangki mobil milik korban tersebut.
Informasi yang dihimpun, kejadian terbakar Avanza di SPBU itu diketahui berawal ketika Riyan Hidayat, pemilik mobil yang bekerja sebagai seorang karyawan BUMN itu sedang mengisi BBM jenis Pertalite. Bahkan beberapa keterangan dari sejumlah warga yang menyaksikan saat ikut antre mengisi BBM di lokasi itu menyebutkan saat pegawai SPBU membongkar tangki BBM terdapat beberapa orang di sekitar sedang menggunakan ponsel.
“Saat itu saya sedang antre di SPBU, tiba-tiba salah satu mobil usai mengisi BBM meledak dan terbakar,” kata Darmanto (45) salah seorang pengedara motor saat di lokasi SPBU Lingkar itu. Menurut dia, ledakan itu terjadi disaksikannya beserta pengendara lain ketika ikut antre mengisi BBM Pertalite. Dimana seorang pegawai sedang mengisikan BBM ke tanki mobil korban, kemudian tanki tersebut langsung meledak.
“Kemungkinan disebabkan HP yang tidak dimatikan orang di sekitar itu,” kata dia. Hal serupa disampaikan M Nur Hasan (33) warga Jalan Sumatera, Gunung Ibul yang kebetulan ikut mengantri mengisi BBM sepeda motornya. Ia pun menuturkan ketika melihat kejadian itu, beberapa orang pegawai SPBU serta warga lainnya di sekitar lokasi tersebut berhamburan menjauh dari lokasi.
“Beberapa warga juga langsung menghubungi petugas Pemadam kebakaran (Damkar). Untungnya ada seorang yang nekat mendorong mobil ke pinggir SPBU menjauhi nozzle. Kalau tidak bisa menyambar,” sambungnya.
Lalu beberapa menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi TKP. Hingga sekitar satu jam lamanya api melahab dinding mobil tersebut, api mulai dapat dipadamkan. “Api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar membakar SPBU dan kendaraan lainnya,” ucap dia.
Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek PrabumulihTimur, AKP Hernando SH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya insiden itu terjadi. “Kita masih menyelidiki kasus terbakarnya mobil di SPBU itu. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” tandasnya.
Dikatakan Kapolsek, dugaan sementara penyebab kebakaran itu terjadi karena gelombang elektromagnetik dari sinyal handphone dari seseorang disekitar pengisian BBM tersebut. Padahal, hampir di setiap SPBU ditemui stiker atau gambar yang melarang penggunaan HP di lokasi SPBU.
“Karena gelombang elektromagnetik dari sinyal handphone bisa menimbulkan terjadinya kebarakaran itu. Tapi tetap kita masih akan melakukan penyelidikannya,” tukasnya. (Mg03)

News Feed