oleh

Kondisi Jalan Nigata Kian Parah

//Baru 2 Kecamatan Serahkan Data Aset
NIGATA – Rencana pemerintah kota dan pertamina untuk segera membangun akses jalan Nigata disambut baik oleh masyarakat. Banyak yang berharap agar pembangunan tesrebut dapat segera dilakukan tahun ini.
Keinginan tersebut mengingat saat ini kondisi jalan Nigata kian rusak parah, jalan yang berlumpur dan berlubang tersebut diperparah dengan hujan yang terus menerus mengguyuri Kota ini.
“Jalan Nigata kondisinyo makin hari makin rusak, apolagi hujan terus jalan itu idak pernah bagus lagi loyak terus,” kata Purwanto salah satu warga.
Dirinya berharap, kerusakan tersebut dapat segera ditanggapi sebab sudah banyak masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut. “Seadanyo bae cukup, pas dititik yang rusak dihampari batu. Kagek pembangunan idak jadi, jalan masih rusak,” ujarnya.
Rina warga yang juga bermukim dikawasan Nigata berharap, rencana kedua pihak yakni Pemerintah dan Pertamina untuk segera membangun Nigata segera terwujud. “Kami masyarakat susah kalau jalah rusak, jalan kondisinyo cak kubangan. Kalau hujan harus lepas sendal sepatu, kalau idak cak itu kotor galo,” jelasnya.
Seperti halnya Purwanto, dirinya berkeinginan untuk sementara ini titik jalan yang mengalami rusak parah untuk disiram dengan batu koral. “Sebab ini mendesak, terjadi setiap hari, jalan loyak belubang idak akan kering kondisinyo cak inilah,” kata dia.
Tak jarang dengan kondisi jalan yang bak kubangan, sejumlah kendaraan tak bisa melintas. “Idak biso lewat dek, ini nak ngantar material bangunan terpakso diangkut kerumah yang beli,” ucap sejumlah pegawai bangunan yang dibincangi dilokasi jalan Nigata.
Sementara itu terkait pendataan aset Nigata yang dilakukan oleh sejumlah Kecamatan, hingga saat ini baru dua Kecamatan yang menyerahkan data aset yang ada dijalan Nigata. “Baru Kelurahan Anak Petai, Wonosari dari Kecamatan Utara dan kelurahan Prabujaya dari kecamatan Timur,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Drs Mulyadi Musa MM.
Untuk Kecamatan Utara ungkap Mulyadi, sejauh ini tercatat 117 lahan milik warga yang berada dikawasan Nigata. “62 lahan di Anak Petai diantaranya ada 4 perusahaan, sementara 55 lahan di Wonosari,” jelasnya.
Sedangkan untuk lahan yang ada di kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur sambung Mulyadi hanya tercatat 22 lahan. “Ada 22 pemilik lahan yang sudah didata. Dari kesemua data yang sudah masuk baik Utara maupun Timur itu dominan perumahan, kemudian ada juga lahan kosong,” tukasnya seraya berharap agar untuk Kecamatan lain segera menyerahkan data yang diminta.(05)
RUSAK: Kondisi jalan Nigata yang banyak dikeluhkan warga karena sulit untuk dilewati
Photo: ros/prabupos

News Feed